Modifikasi Alat Penyuir Daging Dengan Variasi Putaran Dan Jumlah Mata Pisau Serta Waktu Pengilingan Daging

  • Paoce M Konakaimu Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Musamus
  • Andriyono Andriyono Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Musamus
  • Daniel Parenden Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Musamus
  • Peter Sahupala Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Musamus
  • Christian Wely Wullur Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik, Univesitas Musamus
  • Cipto Cipto Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik, Univesitas Musamus

Abstract

Modifikasi Mesin  Alat Penyuir Daging  dengan  variasi putaran dan menambahkan jumlah mata pisau serta menambahkan variasi waktu pengilingan daging. Mmodifikasi   mesin penyuir daging dan  ikan ini  bertujuan untuk mempermudah proses penyuiran daging dan ikan menjadi suiran yang mempunyai ukuran yang seragam sebagai bahan baku pembuatan abon. Tahapan dalam pembuatan mesin penyuir daging ini terdiri atas tahap perancangan, tahap manufaktur,tahap perakitan tahap pengujian.Spesifikasi mesin penyuir daging abon  di rancang bangun yaitu.susunan perancangan yang  di rancang . Panjang bak penampung 400 mm, lebar 300 mm dan tinggi 335 mm dengan menggunakan bahan stainless steel. Pengerak  mesin penyuir daging menggunakan motor listrik berdaya 1 HP dengan putaran 1420 rpm. Transmisi yang digunakan menggunakan puli dan sabuk-v. Poros penyuir yang digunakan berbahan baja ST 37 berdiameter 14 mm dengan putaran poros penyuir 1000 rpm dan 750 rpm. Putaran poros dan waktu penyiuran yang paling efektif adalah pada pengujian 1000 rpm dengan jumlah mata pisau 19 buah dan  lamanya waktu penyiuran adalah 60 detik untuk bahan abon ikan maupun daging dalam setiap 500 gram.
Published
30-04-2020