STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA RESTORAN MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT DAN QSPM (QUANTITATIF STRATEGIC PLANNING) DI RESTORAN LA PIZZA MAKASSAR

  • Adrianus Aprilius Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Musamus
  • Maat Pono Magister Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin, Makassar
  • Abd Razak Munir Magister Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin, Makassar

Abstract

Strategi penting dalam pelaku bisnis karena merupakan bagian dari kegiatan yang dirancang dalam menjalankan aktivitas kegiatan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan restoran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis faktor internal dan faktor eksternal yang dilakukan pada Restoran La Pizza  diperoleh beberapa hal yang paling mempengaruhi usaha restoran. Dari faktor internal, kekuatan utama yang dimiliki restoran adalah cita rasa dan kualitas yang baik khas italian pizza sedangkan kelemahan utama dari restoran adalah harga yang relative mahal. Untuk faktor eksternal yang menjadi peluang utama bagi restoran adalah meningkatnya pendapatan dan daya beli masyarakat serta ancaman terbesar bagi restoran tingkat persaingan antar industri restoran tinggi. Strategi yang tepat digunakan pada posisi ini adalah strategi intensif (penetrasi pasar,pengembangan produk). Hasil analisis matriks SWOT didapatkan lima alternative strategi, yaitu : (1) Pengembangan produk pizza dengan cita rasa local, (2) Membuat menu makanan dan minuman yang bervariasi, (3) Penetrasi Pasar dengan promosi menggunakan social media, (4) Membentuk Tenaga Pemasaran dan membuat sertifikat halal dari MUI dan BPOM, (5) Memberikan diskon dan potongan harga yang menarik. Berdasarkan analisis QSPM, alternative strategi yang tepat dan dapat dilakukan oleh pihak Restoran La Pizza  secara berurutan adalah (1) Membuat menu makanan dan minuman yang bervariasi (STAS : 9,37 ) , (2) Pengembangan produk pizza dengan cita rasa local (STAS : 7,94),  (3) membentuk tenaga pemasaran dan membuat sertifikat halal dari MUI dan BPOM (STAS : 5,16), (4) penetrasi pasar dengan promosi menggunakan social media (STAS : 5,10) (5) memberikan diskon dan potongan harga yang menarik (STAS : 4,92 ).
Published
21-07-2018
Section
Artikel