Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Memecahkan Masalah Statistika Ditinjau dari Gaya Belajar

  • Irma Dwi Utami STKIP PGRI Sumenep
  • Lilis Mariyatul Fitriyah STKIP PGRI Sumenep
  • Nur Fitriyah Indraswari STKIP PGRI Sumenep
Keywords: kemampuan berpikir kritis;, memecahkan masalah statistika, gaya belajar, Critical thinking ability; troubleshooting statistics; learning style

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMPN 1 Gapura tahun pelajaran 2019/2020 dalam memecahkan masalah statistika ditinjau dari gaya belajar. Indikator-indikator kemampuan berpikir kritis menggunakan indikator menurut Facione, yaitu menginterpretasi, menganalisis, mengevaluasi, dan meyimpulkan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini terdiri dari 3 siswa kelas VIII SMPN 1 Gapura. Masing-masing subjek bergaya belajar visual, auditori, dan kinestetik yang berkemampuan matematika setara serta komunikatif. Sedangkan teknik pengumpulan data kemampuan berpikir kritis dalam penelitian ini menggunakan tes tertulis dan wawancara. Data dicek kekonsistenannya menggunakan triangulasi waktu. Analisis data dalam penelitian terdiri dari reduksi data, penyajian data, verifikasi dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subjek bergaya belajar visual dan auditori hanya memenuhi indikator interpretasi. Sedangkan subjek bergaya belajar kinestetik memenuhi semua indikator kemampuan berpikir kritis.  Abstract: This study aims to describe the critical thinking ability of class VIII SMPN 1 Gapura academic year 2019/2020 in solving statistical problems reviewed from the learning styles. Indicators of critical thinking ability based on the indicator according of Facione, the indicators i.e. interpreting, analyzing, evaluating, and concluding. This is an explorative research with a qualitative approach. The subject of this study consists of 3 students of grade VIII SMPN 1 Gapura. Each of the students has a visual, auditory, and kinesthetic learning style and math-capable and communicative. Whereas, the data collection techniques of critical thinking ability in this study used written tests and interviews. The data is checked for its consistency using time triangulation. The data analyses in the research consisted of data reduction, data presentation, verification and conclusion. The results of this study showed that the subjects were visual and auditory-learning only to meet the interpretation indicators. While the subject of a kinesthetic learning style meets all indicators of critical thinking ability.

References

Aditya, D., Suyanto, E., & Viyanti, V. (2013). Pengaruh Kemampuan Berpikir Kritis dan Gaya Belajar, (1), 133–141.
Afifah, Y., & NUrfalah, E. (2019). Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP Negeri 1 JENU Berdasarkan Langkah Facion Pada Pokok Bahasan Jajargenjang dan Trapesium. Jurnal Riset Pembelajaran Matematika, 1(1), 37–42.
Amir, M. F. (2015). Proses Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar dalam Memecahkan Masalah Berbentuk Soal Certita Matematika Berdasarkan Gaya Belajar. Jurnal Math Educator Nusantara, 1(2), 159–170.
Chislett, C., & Chapman, C. (2005). VAK Learning Styles Self-Assessment Questionnaire. In VAK Test (pp. 1–5). Retrieved from www.businessballs.com.
Dewi, D. K., Khodijah, S. S., & Zanthy, L. S. (2020). Analisis Kesulitan Matematika Siswa SMP Pada Materi Statistika. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 1–7.
Ibrahim. (2015). Metode Penelitian Kualitatif, Panduan Penelitian beserta Contoh Proposal Kualitatif. Pontianak: All Right Reserved.
Khotimah, K., & Nasrulloh, M. F. (2018). Kemampuan Literasi Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Ditinjau Dari Gaya Belajar Global dan Kemampuan Matematika. In Prosiding Silogisme Universitas PGRI Madiun, 18 Juli 2018 (pp. 8–14). Madiun: Universitas PGRI Madiun.
Mahdayani, R. (2016). Analisis Kesulitan Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika Pada Materi Aritmetika, Aljabar, Statistika, dan Geometri. Jurnal Pendas Mahakam, 1(1), 86–98.
Moleong, L. J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Nurbaeti, N., Nuryanti, S., & Pursitasari, I. D. (2015). Hubungan Gaya Belajar dengan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kemampuan Kognitif Siswa Pada Mata Pelajaran Kimia di Kelas X SMKN 1 Bungku Tengah. E-Jurnal Mitra Sains, 3(2), 24–33.
Raco, J. (2010). Metode Penelitian Kualitatif, Jenis, Karakteristik dan Keunggulannya. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.
Rahimah, N. (2019). Profil Berpikir Kritis Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika Berdasarkan Kemampuan Matematika. LENTERA Jurnal Ilmiah Kependidikan, 14(1), 59–68.
Rahmah, N. (2013). HAKIKAT PENDIDIKAN MATEMATIKA. Al-Khwarizmi, 2(1), 1–10.
Riffyanti, L., & Setiawan, R. (2017). Analisis Strategi Langkah Mundur dan Bernalar Logis dalam Menentukan Bilangan dan Nilainya. Jurnal Pendidikan Matematika FKIP Univ. Muhammadiyah Metro, 6(1), 115–127.
Salahuddin, M., & Syahrir, S. (2020). Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Memahami Masalah Matematika Materi Fungsi. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 6(1), 162–167.
Sari, R. P., Waluya, S. B., & Supriyadi, S. (2019). Kemampuan Representasi Matematis Siswa pada Model Auditory Intellectually Repetition ( AIR ). In Seminar nasional Pascasarjana 2019 (pp. 2–4). Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Subini, N. (2015). Rahasia Gaya Belajar Orang Besar. Jakarta: PT. Buku Kita.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta
Published
29-03-2021
How to Cite
Utami, I., Fitriyah, L., & Indraswari, N. (2021). Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Memecahkan Masalah Statistika Ditinjau dari Gaya Belajar. Musamus Journal of Mathematics Education, 3(1), 19-26. https://doi.org/10.35724/mjme.v3i1.3166