PENGGUNAAN LIMBAH BATU BATA SEBAGAI BAHAN STABILISASI TANAH LEMPUNG DITINJAU DARI NILAI CBR

  • Hairulla Hairulla
Keywords: Stabilisasi tanah lempung, limbah batu bata, kuat geser, CBR

Abstract

Jenis tanah dasar di Kabupaten Merauke umumnya merupakan tanah lempung yang memiliki nilai kembang susut yang besar. Hal ini menyebabkan daya dukung tanahnya dalam memikul beban sangat rendah. Salah satu cara untuk mengatasi jenis tanah lempung adalah dengan melakukan stabilisasi tanah. Penelitian ini dilakukan dengan menstabilisasikan tanah dengan cara mekanis untuk mengetahui nilai kuat geser tanah lempung sebelum dan sesudah dilakukan stabilisasi dengan limbah batu bata dan mengetahui nilai CBR.       Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode experimental, dimana menggunakan pencampuran tanah lempung dengan limbah batu bata dengan variasi persentase limbah batu bata 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40%. Kemudian dilakukan pengujian kuat geser langsung dan CBR.            Hasil pengujian kuat geser langsung dan CBR. Nilai kuat geser tanah lempung dengan kadar limbah batu bata 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40% pada 28 hari sebesar 0,60 kg/cm2, 1,02 kg/cm2, 0,84 kg/cm2, 0,77 kg/cm2, 0,71 kg/cm2. Dan Nilai CBR tanah lempung dengan kadar limbah batu bata 0%, 10%, 20%, 30%, 40% sebesar 2,96%, 3,25%, 3,37%, 3,71%, 8,7%. Dapat terlihat bahwa dengan menambahkan limbah batu bata dapat menurunkan nilai kuat geser pada tanah lempung sedangkan dengan menambahkan limbah batu bata akan meningkatkan nilai CBR pada tanah lempung.
Published
06-08-2015
How to Cite
Hairulla, H. (2015). PENGGUNAAN LIMBAH BATU BATA SEBAGAI BAHAN STABILISASI TANAH LEMPUNG DITINJAU DARI NILAI CBR. MUSTEK ANIM HA, 4(2), 185-198. Retrieved from http://ejournal.unmus.ac.id/index.php/mustek/article/view/474