DEDAK PADI SEBAGAI ADDITIVE SERAT SELULOSA SINTETIS SEBAGAI CAMPURAN SPLITMASTIK ASPAL

  • Dina Pasa Lolo
  • Theresia Widi Asih Cahyanti
Keywords: Perkerasan jalan, stabilitas, dedak padi, split mastic aspal

Abstract

Split mastik aspal merupakan salah satu dari sekian banyak jenis lapisan permukaan jalan dan merupakan campuran beton aspal panas yang bergradasi terbuka dengan kandungan agregat kasar dan aspal yang tinggi. Karena memiliki kandungan aspal yang tinggi, maka diperlukan suatu bahan tambah untuk menstabilkan aspal serta memberi perkuatan. Bahan tambah yang sering digunakan pada campuran split mastik aspal merupakan bahan tambah yang berasal dari serat selulosa sintetis seperti arbocel, dimana harga serat selulosa sintetis tersebut relatif mahal.Kota Merauke merupakan salah satu kota yang memiliki lahan pertanian yang luas, dimana salah satu hasil pertanian yang terkenal yaitu padi. Hasil dari proses penggilingan padi yaitu dedak padi, selama ini belum dimanfaatkan secara efisien oleh masyarakat. Pemanfaatan dedak padi oleh masyarakat hanya digunakan sebagai bahan makanan ternak. Oleh karena itu,  dalam penelitian ini dicoba untuk menggunakan dedak padi sebagai pengganti serat selulosa sintetis. Penggunaan dedak padi diharapkan dapat menggantikan fungsi dari serat selulosa sintetis, yaitu meningkatkan stabilitas serta memberikan perkuatan pada campuran split mastik aspal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dedak padi dapat digunakan sebagai additive pada perkerasan jalan split mastic aspal dengan kadar dedak optimum sebesar 6 %, dimana nilai stabilitas yang diperoleh sebesar 861,42 kg dengan indeks perendaman sebesar 99,98 %.
Published
07-12-2015
How to Cite
Lolo, D., & Cahyanti, T. (2015). DEDAK PADI SEBAGAI ADDITIVE SERAT SELULOSA SINTETIS SEBAGAI CAMPURAN SPLITMASTIK ASPAL. MUSTEK ANIM HA, 4(3), 217-222. https://doi.org/10.35724/mustek.v4i3.478