SISTEM PENENTUAN WAKTU SIMPAN TEPUNG SAGU DI KABUPATEN MERAUKE DENGAN MENGGUNAKAN ARDUINO UNO

  • Rachmat Rachmat
  • Rachmat Rachmat
  • Teddy Istanto

Abstract

Sagu di kabupatem Merauke sebagai salah satu sumbermakanan pokok dan sekaligus tanaman endemik yang sangat berpotensi sebagai salah satu komoditi pangan domestik amaupun export. Namun proses produksi yang masih tradisional berdampak pada kualitas tepung sagu yang dihasilkan khususnya terkait kadar air yang terkandung pada tepung sagu tersebut, kadar air yang terlalu tinggi menyebabkan tepung sagu mudah ditumbuhi oleh jamur pada rentan waktu tertentu, dengan demikian konsumen tidak tau kapan batas maksimal sagu dapat disimpan. Dalam penelitian ini, kami menawarkan sebuah solusi untuk menentukan batas maksimum waktu simpan tepung sagu yang ada dikabupaten Merauke dengan menggunakan rangkaian mikro kontroler Arduino. Alat ini akan bekerja dengan melakukan deteksi kadar air pada tepung sagu. Tepung sagu yang telah diketahui nilai kadar airnya selanjutnya akan di simpan sampai terjadi pertumbuhan jamur. Dengan demikian maka dapat diketahui batas waktu maksimum penyimpanan tepung sagu sampai timbulnya jamur pada tepung sagu. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, diketahui daya simpan kedua sampel tepung sagu yang telah di uji. Hasil pengujian Sampel tepung sagu asal Boven Digoel rata-rata memiliki kadar air antara 33 – 51% dengan kemampuan daya simpan sekitar 2-3 minggu. Sampel tepung sagu asal Senayu-Merauke rata-rata memiliki kadar air antara 58 – 65% dengan kemampuan dayasimpan sekitar 1-2 minggu.  Kata Kunci : Tepung Sagu, Micro controler, Arduino Uno.
Published
06-08-2018
How to Cite
Rachmat, R., Rachmat, R., & Istanto, T. (2018). SISTEM PENENTUAN WAKTU SIMPAN TEPUNG SAGU DI KABUPATEN MERAUKE DENGAN MENGGUNAKAN ARDUINO UNO. MUSTEK ANIM HA, 7(2), 160-168. https://doi.org/10.35724/mustek.v7i2.913