PENGUJIAN KUAT GESER TANAH LEMPUNG DENGAN BAHAN STABILISASI SEMEN DAN FIBER

  • Suyadi Suyadi
  • Jeni Paresa
  • Alsedo Alsedo

Abstract

Tanah merupakan bagian penting dalam mendukung suatu pondasi dan konstruksi ataupun jalan raya yang berdiri di atasnya. Untuk kondisi tanah di daerah Kabupaten Merauke, khususnya wilayah jalan kuda mati yang menjadi salah satu jalan penghubung Kota Merauke dan daerah sekitarnya mempunyai kondisi fisik tanah kurang baik yaitu tanah lempung, karena itu akan dicoba dilakukan stabilisasi untuk meningkatkan daya dukung tanahnya. Stabilisasi tanah yang dilakukan menggunakan semen dan fiber, dengan presentase semen sebesar 5%, 7,5%, 10%, dan untuk setiap presentase fiber yang digunakan adalah 1% untuk setiap campuran semen. Hasil nilai pengujian kuat geser pada kondisi tanah asli sebesar 0,126 Kg/cm2. Pada campuran tanah asli 95% dan 5% semen, tanah asli 92,5% dan 7,5% semen, tanah asli 90% dan 10% semen, diperoleh nilai kuat geser sebesar 2,105 Kg/cm2, 3,157 Kg/cm2, 4,736 Kg/cm2 dengan masing-masing peningkatan 16,7 %, 25%, 37,5%. Pada campuran tanah, semen dan fiber dengan campuran seperti pengujian tanah asli dan semen namun di tambahkan 1% fiber diperoleh nilai kuat geser sebesar 2,263 Kg/cm2, 3,684 Kg/cm2, 5,263 Kg/cm2, dengan masing-masing peningkatan 17,9%, 29,2%, 41,7%.  Kata kunci : Kuat geser, stabilisasi, semen,  fiber
Published
06-08-2018
How to Cite
Suyadi, S., Paresa, J., & Alsedo, A. (2018). PENGUJIAN KUAT GESER TANAH LEMPUNG DENGAN BAHAN STABILISASI SEMEN DAN FIBER. MUSTEK ANIM HA, 7(2), 169-179. https://doi.org/10.35724/mustek.v7i2.915

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>