Pengaruh Model Discovery Learning terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar

  • Karlina Wong Lieung Universitas Musamus Merauke
Keywords: discovery learning model, critical thinking skills

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan modeldiscovery learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV sekolah dasar. Jenispenelitian adalah eksperimen semu dengan pola equivalent control group design. Subjekpenelitian adalah siswa SD Lab UPI Kampus Cibiru kelas IV-E (kontrol/26 siswa) dan kelasIV-G (eksperimen/26 siswa). Pengumpulan data menggunakan teknik pretes-posttest.Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial parametrik dengan programSPSS for windows 23. Hasil pretest berpikir kritis memperoleh thitung (0,099)< ttabel (1,677),menunjukkan tidak adanya perbedaan berpikir kritis siswa. Hasil posttest berpikir kritismemperoleh thitung (2,591)> ttabel (1,677), menunjukkan ada perbedaan berpikir kritis siswa.Keterampilan berpikir kritis pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol.Berdasarkan analisis data, disimpulkan bahwa model discovery learning berpengaruhpositif terhadap keterampilan berpikir kritis secara signifikan.Kata Kunci: model discovery learning, keterampilan berpikir kritis.

References

Brookfield, Stephen. D. 1991. Developing Critical Thinkers: Challenging Adult to Explore
Alternative Ways of Thinking and Acting. San Francisco: Jossey-Bass Publishers. Oxford.
Connie, Ng Siew Ling. 2006. Approaches to Evaluate Critical Thinking Dispositions. APERA
Conference: Hongkong.
De Jong, Ton & Wuter R. van Joolingen. 1998. Scientific Discovery Learning With Computer
Simulation of Conceptual Domains. Review of Educational Research. Volume. 68 (2) p. 179-
201.
Ennis, R. H. 1985. A Logical Basis for Measuring Critical Thinking Skills. Educational Leadership.
Volume. 43 p. 45.
Erwin, T. Dary, et al. 2000. The NPEC Sourcebook on Assessment, Volume 1: Definitions and
Assessment Methods for Critical Thinking, Problem Solving, and Writing. Washington DC:
National Postsecondary Education Cooperative (NPEC).
Facione, Peter A., et al. 1997. Professional Judgment and the Disposition Toward Critical Thinking.
California: The California Academic Press.
Kemenag. 2014. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003. [Online]. Diakses: 29
Sept 2017. Tersedia: https://goo.gl/AVt5WR
Kolb, D.A. 1984. Experimental Learning Experience as the Source of Learning and Development.
New Jersey: Prentice Hall. Inc
Maulana. 2013. Mengukur dan Mengembangkan Disposisi Kritis dan Kreatif Guru dan Calon Guru
Sekolah Dasar. Jurnal Mimbar Pendidikan Dasar. Vol. 4, No. 2 p.1-13.
Musfiqon, H.M. 2015. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher.
Raiyn, Jamal. 2016. The Role of Visual Learning in Improving Student’s High-Order Thinking Skills.
Journal of Education and Practice. Vol. 7, No. 24 p.155-121.
Roestiyah, N.K. 2001. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Sudjana, Nana & Ibrahim. 2001. Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung: Sinar Baru
Algensindo.
Taniredja, Tukiran & Hidayati Mustafidah. 2011. Penelitian Kuantitatif (Sebuah Pengantar).
Bandung: Alfabeta.
Tishman, Shari & Albert Andrade. 1996. Thinking Dispositions: A review of current theories,
practices, and issues. [online]. Diakses: 29 Sept 2017. Tersedia: https://goo.gl/FFBe8Y.
Published
21-04-2019
How to Cite
Lieung, K. (2019). Pengaruh Model Discovery Learning terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. Musamus Journal of Primary Education, 1(2), 073-082. https://doi.org/10.35724/musjpe.v1i2.1465
Section
Articles