Meningkatkan Kemampuan Berbicara melalui Kegiatan Bercerita Berbantu Media Finger Puppet pada Anak Kelompok B

  • Nurlayli Hasanah PG PAUD FKIP UNMUS
  • Diah Harmawati Jurusan Pendidikan Pendidikan Guru Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Musamus
  • Afif Khoirul Hidayat Jurusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Musamus
Keywords: kemampuan berbicara, aktifitas berbicara, finger print

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara pada anak TK kelompok B melalui bercerita berbantu media finger puppet di TK Negeri Pembina Merauke. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas secara kolaborasi. Model penelitian yang digunakan model Kemmis dan Mc. Taggart. Subjek penelitian ini yaitu anak kelompok B1 di TK Negeri Pembina Merauke, sejumlah 26 anak. Metode pengumpulan data dilakukan melalui tes berbicara (lisan), observasi, dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Kemampuan berbicara dikatakan berhasil apabila 80% dari 26 jumlah anak telah mencapai indikator kemampuan berbicara pada kriteria berkembang sesuai harapan (BSH). Kegiatan bercerita berbantu media finger puppet dapat meningkatkan kemampuan berbicara pada anak kelompok B di TK Negeri Pembina Merauke. Hal ini ditunjukkan dari presentase kemampuan berbicara pada siklus I meningkat sebesar 35% dari kondisi awal 38% meningkat menjadi 73%. Kemampuan berbicara pada siklus II meningkat sebesar 12% dari siklus I 73% meningkat menjadi 85%.  

References

Anggraen, D., Hartati, S., & Nurani, Y. (2019). Implementasi Metode Bercerita dan Harga Diri dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 404–415.
Anggreni, N. M., Antara, P. A., & Ujianti, P. R. (2016). IMPLEMENTASI METODE BERCERITA BONEKA JARI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA KELOMPOK B2 DI TK NEGERI BANGLI. E-Journal Pendidikan Anak Usia Dini, 4 No. 2.
Chrestiany, S., & Rachma Hasibuan. (2018). Implementasi Media Boneka Jari Dalam Mengembangkan Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini Kelompok B di TK Kosgoro Surabaya. Jurnal PAUD Teratai, 07 Nomor 0.
Elysa Dinasari S. (2018). Peningkatan Kemampuan Berbicara melalui Storyteling dengan Media Boneka (Penelitan Tindakan Pada kelompok A Paud SABRINA 2016/2017). Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1, No 2.
Nurlayli Hasanah dan Diah, & Harmawati. (2018). PENGEMBANGAN FINGER PUPPET KHAS PAPUA SEBAGAI MEDIA BERCERITA UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA PADA ANAK KELOMPOK B TAMAN KANAK-KANAK SE DISTRIK MERAUKE. Journal of Primary Education, 1-Nomor.
Ramadani, R. (2016). Meningkatkan Keterampilan Berbicara Melalui Penggunaan Media Panggung Boneka pada Kelompok A1 TK Madukismo. Jurnal Pendidikan Anak, 5, Edisi 2.
Santrock, J. W. (2007). Perkembangan Anak Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
Sari, E. M., Saparahayuningsih, S., & Yulidesni. (2016). MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI LIRIK LAGU. Jurnal Ilmiah Potensia, 1 (1), 35–40.
Tadkiroatun Musfiroh. (2008). Memilih, Menyusun dan Menyajikan Cerita Untuk Anak Usia Dini. Yogyakarta: Tiara Wacana. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Tarigan, H. G. (1983). Menyimak Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Wardani, Y. K., & Hasibuan, R. (2017). Peningkatan Kemampuan Berbicara melalui Metode Bercerita Menggunakan Media Gambar Seri pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Mardi Rahayu Jombang. Jurnal PAUD Teratai, 06 Nomor 0.
Published
17-10-2019
How to Cite
Hasanah, N., Harmawati, D., & Hidayat, A. (2019). Meningkatkan Kemampuan Berbicara melalui Kegiatan Bercerita Berbantu Media Finger Puppet pada Anak Kelompok B. Musamus Journal of Primary Education, 2(1), 32-37. https://doi.org/10.35724/musjpe.v2i1.2046
Section
Articles