Meningkatkan Hasil Belajar Rounders Siswa Sekolah Dasar dengan Metode Kooperatif Tipe NHT

  • Afif Khoirul Hidayat Universitas Musamus
  • Fatimah Fatimah Sekolah Dasar Inpres Polder
Keywords: Learning, Rounders, Cooperative, Numbered Head Together

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar permainan rounders dengan metode kooperatif tipe numbered head together (NHT) pada siswa kelas lima Sekolah Dasar Inpres Polder Merauke. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terbagi dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Tempat penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Inpres Polder Merauke, Jalan TMP Polder. Subyek penelitian ini adalah siswa siswa kelas lima Sekolah Dasar Inpres Polder Merauke dengan jumlah 20 siswa, yaitu terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan observasi kolabolator dan dokumentasi dengan muatan tiga aspek yaitu: aspek kognitif, aspek afektif, dan aspek psikomotor. Instrumen peneletian yang digunakan adalah: format aspek penilaian aspek afektif, lembar kerja siswa, format penilaian aspek psikomotor. Dalam penelitian ini, teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode kooperatif tipe number head together (NHT) yang ditambah dengan media bola anyam mampu meningkatkan hasil belajar permainan rounders pada siswa siswa kelas lima Sekolah Dasar Inpres Polder Merauke, yang ditandai dengan meningkatnya hasil belajar siswa pada tiap siklus. Pada siklus I diperoleh data hasil belajar rounders 0% dengan kategori sangat baik, 30% dengan kategori baik, 10% dengan kategori cukup baik, 25% dengan kategori kurang baik, dan 35% dengan kategori sangat kurang. Pada siklus II diperolah data 40% dengan kategori sangat baik, 50% dengan kategori baik, 5% dengan kategori cukup baik, 5% dengan kategori kurang baik, dan 0% dengan kategori sangat kurang. Peningkatan ketuntasan hasil belajar dari siklus I dan II adalah sebesar 60%.

References

Afifuddin & Saebani, A.B. (Eds). (2009). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: CV Pustaka Setia.
Aqib, S, et al. (2008). Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: CV Yrama Widya.
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik (Rev.ed.). Jakarta, Rineka Cipta.
Hamalik, O. (2001). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Hasanah, N., Ishartiwi., & Hayati, N. (2019). Meningkatkan Kemampuan Menyimak Cerita Menggunakan Media Bulletin Board pada Anak Kelompok B di TK Negeri Pembina Yogyakarta. Musamus Journal of Primary Education. 1 (2), p. 124-133.
Isjoni, H. (2009). Pembelajaran Kooperatif Meningkatkan Kecerdasan Komunikasi Antar Peserta Didik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Lieung, K. W. (2019). Pengaruh Model Discovery Learning terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. Musamus Journal of Primary Education. 1 (2), p. 073-082.
Luxbacher, Ph. D.J. (2011). Sepak Bola: Langkah-Langkah Menuju Sukses Edisi ke Dua. (Terjamahan Agusta Wibawa). Jakarta: Raja Grafindo Persada. (Judul asli Soccer Steps To Success, diterbitkan tahun 1996).
Setiawan, H. & Tumard. (2019). Pengembangan Instrumen Asesmen Kompetensi Ranah Afektif di Sekolah Dasar. Musamus Journal of Primary Education. 2 (1), p. 1-12.
Shoimin, A. (2014). 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Sujarwo. (2011). Model-Model Pembelajaran Untuk Strategi Mengajar. Yogyakarta: Venus Gold Press.
Sumartini, Y. (Desember 2014). Pencapaian Prestasi Belajar Siswa Melalui Metode Demonstrasi. Diambil pada 21 Desember 2016 WIT, dari http://www.stkippgrismp.ac.id/backsite-content.
Uno, H.B. (2014). Model Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta: Bumi Aksara.
Werang, B.R. (2011). Strategi Pembelajaran. Malang: Elang Mas.
Published
06-04-2020
How to Cite
Hidayat, A., & Fatimah, F. (2020). Meningkatkan Hasil Belajar Rounders Siswa Sekolah Dasar dengan Metode Kooperatif Tipe NHT. Musamus Journal of Primary Education, 2(2), 91-101. https://doi.org/10.35724/musjpe.v2i2.2287