Penggunaan Kitosan Sebagai Bahan Pengawet Untuk Mempertahankan Mutu Ikan Selar Bentong (Selar crumenophthalmus) Segar Selama Penyimpanan Pada Suhu Ruang

  • Irianis Lucky Latupeirissa Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan, FAPERTA UNMUS
Keywords: Chitosan, selar bentong fish, quality change, Total Plate Count (TPC), Organoleptik

Abstract

This study aims to find out the change of the quality of fresh selar bentong fish (Selar crumenophthalmus) in storage with room temperature. The fish is previously preserved by using chitosan.The research used the factorial complete random design with two factors: the way in treating the fish (cleaned or uncleaned) and the chitosan concentration. The data were analysed by using the analysis of variance, continued with the Tukey's test and t-test.The results reveal that chitosan gives a significant effect in all parameters that have been analysed. Cleaning treatment with a chitosan concentration of 3% gives a better effect on the chemical value of fresh selar bentong fish from the 1st until the 3rd day. Cleaned and uncleaned selar bentong fish that has been dipped in chitosan solution from the 1st day does not fulfil the organoleptic requirement based on the Indonesian National Standard (SNI 01 2354.2 2006) for fresh fish which is greater or equal to 7(7). The result of TPC calculation reveals that cleaned selar bentong fish that has been dipped into chitosan solution of 3% gives good result, based on the inhibition of TPC'S growth. The use of chitosan concentration of 3% can be further applied because the concentration of 3% can decrease the number of bacteria and the chemical value, and keep the organoleptic condition of selar bentong fish. This is better than the chitosan concentration of 1% and 2%. 

References

Adawyah, R. 2008. Pengolahan dan Pengawetan Ikan. Penerbit Bumi Aksara. Banjarbaru.

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan. 2007. Data Produksi Hasil Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan. Data Statistik Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan. Tingkat I.

El Ghaouth, A., J.A.Grenier, N.Benhamoun, A.Asselin, Belenger, 1994. Effect of chitosan on cucumber plant supression of phyfium aphan denider matum and induction of defence reation. Phytopathology.

Evy Liviawaty dan E. Afrianto. 2010. Pengawetan dan Pengolahan Ikan. Cetakan 16. Kanisius, Yogyakarta.

Hadi, P., dan F.F.A. Salasa. 2002 Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan. Pusat Penerbitan Universitas Terbuka, Jakarta.

Hardjito dan Linawati. 2006. Ganti formalin dengan khitosan (Suara Merdeka Edisi Minggu 22 Januari).

Harianingsih. 2010. Pemanfaatan limbah cangkang kepiting menjadi kitosan sebagai bahan pelapis (coater) pada buah stroberi. Undip, Semarang.

Moeljanto, R. 1992. Pengawetan dan Pengolahan Hasil Perikanan; Penebar Swadaya, Jakarta.

Nicholas, T.A. 2003. Antimicobial Use of Native and Enzymatically Degraded Chitosan for Seafood Application. Thesis. The University of Maine.

Pratiwi, R.D., A. E. Suryaningsih, S. E. Kartika, F. Alhidayat dan H. Widodo. 2008. Pelatihan pembuatan chitosan dari limbah udang sebagai bahan pengawet alami untuk memperlama daya simpan pada makanan di kelurahan pucangsawit. Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Pusat Riset Perikanan Tangkap Badan Riset Kelautan dan Perikanan. 2006. Sumber daya ikan pelagis kecil dan dinamika perikanan pukat cincin di laut jawa dan sekitarnya. Jakarta.

Robert , G.A.F. 1992. Chitin Chemistry. The Macmillan Press Ltd. London.

Sarmono. 1998. Teknologi Penanganan Ikan Segar. Universitas Terbuka, Depdikbud. Jakarta.

Standar Nasional Indonesia. 2006. SNI 01-2354.2-2006. Spesifikasi Persyaratan Mutu Ikan Segar Menurut Standar Perikanan Indonesia Secara Organoleptik dan Mikrobiologi. Badan Standarisasi Nasional.

Suptijah, P., Y. Gushagia dan D.R. Sukarsa. 2008. Kajian Efek Daya Hambat Kitosan Terhadap Kemunduran Mutu Fillet Ikan Patin (Pangasius hypopthalmus) pada Penyimpanan Suhu Ruang. Buletin teknologi hasil perikanan.

Winarno, F.G. 2004. Kimia Pangan dan Gizi. Cetakan Kesebelas. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

How to Cite
Latupeirissa, I. (1). Penggunaan Kitosan Sebagai Bahan Pengawet Untuk Mempertahankan Mutu Ikan Selar Bentong (Selar crumenophthalmus) Segar Selama Penyimpanan Pada Suhu Ruang. AGRICOLA, 5(2), 116-132. https://doi.org/10.35724/ag.v5i2.417
Section
Artikel