PUSAT KONSERVASI DAN EDUKASI ANGGREK DI MERAUKE
(PENDEKATAN DESAIN ARSITEKTUR EKOLOGI)
Abstract
Kabupaten Merauke memiliki 4 lokasi budidaya tanaman Anggrek, 2 di Kampung Wasur yaitu Kebun Anggrek Nirwana, Taman Anggrek Bualas dan 2 di Semangga 1 yaitu UD. Fairuz dan UD. Nailya Jaya. Penjualan Anggrek di Merauke tidak menentu, karena kurangnya pengetahuan masyarakat dalam membudidayakan dan merawat Anggrek. Maka direncanakannya Pusat Konservasi dan Edukasi Anggrek di Merauke yang dapat memfasilitasi kegiatan pelestariann, sarana edukatif, dan penelitian mengenai tanaman Anggrek dengan pendekatan Arsitektur Ekologi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan mengumpulkan data wawancara, kuisioner pada pembudidaya serta dokumentasi terhadap objek penelitian. Hasil dari data yang didapat, digunakan untuk menentukan kebutuhan ruang serta penerapan desain bangunan. Pusat Konservasi dan Edukasi Anggrek di Merauke dengan pendekatan Arsitekur Ekologi adalah suatu fasilitas yang dirancang diantaranya, fasilitas gedung pengelola, fasilitas pembudidayaan, pelestarian dan perawatan Anggrek seperti gedung laboratorium dan greenhouse aklimatisasi, fasilitas pelatihan dan pembelajaran seperti greenhouse koleksi dan perpustakaan, dan fasilitas penunjang dimana pada bangunan menggunakan material ramah lingkungan khususnya pemanfaatan material ekologis yaitu mudah didapat dari lingkungan sekitar dengan dampak penggunaannya tidak berbahaya bagi lingkungan serta penerapan green roof dan penggunaan panel surya untuk pemanfaatan penghawaan buatan dan penghematan energi listrik.
References
[2] K. Pammai, M. Henie, I. Al, dan F. Rohman, “Studi Keanekaragaman Anggrek Di Kabupaten Merauke Propinsi Papua Seminar Nasional XI Pendidikan Biologi FKIP UNS Biologi , Sains , Lingkungan , dan Pembelajarannya _,” hal. 301–307.
[3] Balai Taman Nasional Wasur, “Identifikasi Anggrek dalam kawasan Taman Nasional Wasur,” hal. 2019.
[4] Kusuma, B., & Yulianti, L. (2018). The Role of Orchid Conservation and Education Center in Merauke as a Means of Orchid Biodiversity Conservation and Environmental Education. International Journal of Scientific & Engineering Research, 9(1), 159-163.
[5] Wijaya, I. M., & Tanuwidjaja, G. (2020). Conservation and Education Center for Orchid in Merauke (Case Study: Orchid Conservation and Education Center Design in Merauke). International Journal of Advances in Scientific Research and Engineering, 6(5), 6-11.
[6] Sulistyowati, R. (2021). The Concept of Ecological Architecture in Orchid Conservation and Education Center in Merauke. Journal of Environmental Science and Sustainable Development, 4(1), 45-52.
[7] Pardal, S. C., & Costa, J. P. (2020). Ecological Design: Principles and Applications in Architecture. Journal of Civil Engineering and Architecture, 14(3), 139-147.
[8] Dahl, T. E. (2011). Ecological Architecture: A Critical History. Environmental History, 16(3), 415-445. ]
[9] van den Dobbelsteen, A., & van Timmeren, A. (2010). Environmental Design Guide for Architecture. Delft, The Netherlands: TU Delft Open.


