Pengaruh Variasi Persentase Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan Beton Fast Track

  • Muhammad Yazid Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Abdurrab
  • Doni Rinaldi Basri Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Abdurrab
  • Tony Hartono Bagio Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Abdurrab
  • Eko Budianto Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Abdurrab
  • Mita Sari Lubis Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Abdurrab
Keywords: Beton Fast Track, Agregat Halus, Kuat Tekan, Variasi Pasir

Abstract

Penelitian ini menyelidiki pengaruh kandungan agregat halus (pasir) terhadap kekuatan tekan beton Fast Track yang dirancang untuk kekuatan target 35 MPa. Beton Fast Track dimaksudkan untuk mencapai kekuatan awal yang tinggi; oleh karena itu, proporsi campuran yang optimal sangat penting untuk mempertahankan kinerjanya. Variabel independen adalah variasi kandungan pasir sebesar 30%, 35%, dan 40%, sedangkan variabel dependen adalah kekuatan tekan yang diukur pada 3 dan 5 hari untuk beton Fast Track dan pada 14 dan 21 hari untuk beton normal. Metode eksperimental diterapkan menggunakan spesimen silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Desain campuran mengikuti SNI 03-2834-2000. Hasil menunjukkan bahwa kandungan pasir secara signifikan memengaruhi kekuatan tekan. Campuran yang mengandung 30% pasir mencapai kekuatan tertinggi, yaitu 23,25 MPa pada 3 hari dan 26,19 MPa pada 5 hari. Peningkatan kadar pasir hingga 40% menurunkan kekuatan tekan menjadi 20,38 MPa pada 3 hari dan 18,54 MPa pada 5 hari. Untuk beton normal, kekuatan tekan melebihi nilai desain, mencapai 35,23 MPa pada 14 hari dan 38,30 MPa pada 21 hari. Secara keseluruhan, kadar pasir 30% adalah komposisi yang paling optimal untuk beton Fast Track, sementara beton normal dengan desain campuran yang sama berhasil memenuhi dan melampaui kekuatan desain.

References

Asri Tri Haryanto (2020) “Kajian Kuat Lentur Beton Fast Track Mutu Tinggi Dengan Penambahan Zat Additive Type G (Astm-C494)”

Agung Cakrawijaya, Rukmana, Abd Karim Hadi, Sudarman Supardi, Arsyad Fadhil. S, (2022) ” Pengaruh Subtitusi Pasir Silika sebagai Agregat Halus pada Sifat Mekanik Beton Mutu Tinggi”.

Badan Standardisasi Nasional. (2019). SNI 7656:2019 – Beton dan produk beton: Penggunaan agregat daur ulang sebagai agregat kasar untuk beton struktural

Badan Standardisasi Nasional. Badan Standardisasi Nasional. (2008). SNI 03-2834-2008 – Tata cara pembuatan rencana campuran beton normal. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional

Badan Standardisasi Nasional. Badan Standardisasi Nasional. (2011). SNI 1974:2011 – Tata cara pengujian kuat tekan beton dengan sampel silinder. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

Badan Standardisasi Nasional. Badan Standardisasi Nasional. (2008). SNI 1971:2008 – Tata cara pengujian kuat lentur beton sampel balok. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

Indriyani Puluhulawa, Muhammad Idham, (2025). “Pengaruh Kombinasi Dua Aditif Terhadap Penundaan Waktu Pemadatan Pada Beton”. https://doi.org/10.52158/jaceit.v6i1.1012

Muhammad Najib, Rachmat Mudiyono, & Juny Andri Sulistyo, (2024) “Analisis Beton Fast Track Fc’30 Mpa Dengan Penambahan Serat Baja Dramix Dan Polyethylene Tereftlat (Pet) Sebagai Substitusi Coarse Agregat Untuk Kelas Jalan Iii”.

Marguan Fauzi, Desti Ayu Lestari 2020 “Analisis Kuat Lentur Campuran Beton Menggunakan Limbah B3 Sebagai Bahan Adiktif”

R.R. SusiRiwayati1, Roby Habibi.2020 “Pengaruh Penambahan Zat Aditif Sika Viscocrete Terhadap Kuat Tekan Mutu Beton K-300 Umur 14 Hari”.

Published
2025-10-31
How to Cite
Muhammad Yazid, Doni Rinaldi Basri, Tony Hartono Bagio, Eko Budianto, & Mita Sari Lubis. (2025). Pengaruh Variasi Persentase Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan Beton Fast Track. Musamus Journal of Civil Engineering, 8(01), 44-48. https://doi.org/10.35724/mjce.v8i01.7232