https://ejournal.unmus.ac.id/index.php/civil/issue/feed Musamus Journal of Civil Engineering 2026-06-25T22:39:06+09:00 Muh. Akbar akabr@unmus.ac.id Open Journal Systems <p>Welcome to the official Musamus Journal of Civil Engineering</p> <p>Musamus&nbsp; Journal of Civil Engineering(MJCE) is a peer-reviewed journal published by Departement of Civil Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia. MJCE published twice a year (Oktober and April) available in the electronic and printed version. Hence, we are welcome submission paper in English or Indonesian language.</p> <p>ISSN&nbsp; Online : 2622-870X&nbsp; ISSN Cetak : 2622-8084</p> https://ejournal.unmus.ac.id/index.php/civil/article/view/7702 Evaluasi Terhadap Saluran Lining Di Sawah Bandes Kampung Harapan Makmur Kurik II Dalam Menanggulangi Kehilangan Air 2026-06-01T13:28:48+09:00 Rezkiya Laila Bilkis rezkiyalailabilkis85@gmail.com Abner Doloksaribu abnerdoloksaribu@gmail.com Dina Limbong Pamuttu dinalimbong@unmus.ac.id Hairulla Hairulla hairulla@unmus.ac.id <p>Daerah persawahan Bandes di Kampung Harapan Makmur, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan mengalami masalah dalam hal ketersediaan air. Debit di saluran sekunder yang menjadi sumber tidak mencukupi kebutuhan air untuk sawah yang letaknya jauh dari pintu air. Selain itu, adanya vegetasi serta terjadi kehilangan air seperti penguapan dan rembesan juga mengakibatkan volume debit yang mengalir ke petak sawah berkurang. Untuk itu pihak instansi terkait membangun saluran <em>lining </em>pada sawah yang sulit terbagi air<em>. </em>Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah saluran <em>lining</em> yang dibangun pada lokasi penelitian berpengaruh dalam menanggulangi kehilangan air. Penelitian menggunakan metode <em>harza </em>pada analisa hidrologi untuk menentukan curah hujan efektif padi, dilanjut dengan menghitung evapotranspirasi potensial dengan metode penman modifikasi untuk mengetahui besar penguapan, sedangkan untuk menentukan besarnya nilai rembesan digunakan metode <em>moritz USBR</em>. Hasil penelitian menunjukkan besar debit kebutuhan air untuk sawah Bandes Kampung Harapan Makmur Kurik II yang dialiri saluran <em>lining </em>sebesar Q = 0,0078 m³/det, lalu nilai rembesan pada petak sawah sebelum dibangun saluran <em>lining</em> sebesar S = 0,00074 m³/det/km dan setelah dibangun saluran <em>lining </em>sebesar S = 0,00021 m³/det/km, hasilnya selisih nilai rembesan tersebut sebesar S = 0,00053 m³/det/km atau 0,053% menunjukkan adanya pengurangan nilai rembesan pada petak sawah sebelum dan setelah dibangun <em>lining</em> sehingga saluran <em>lining </em>efektif dalam menanggulangi kehilangan air.</p> 2026-04-30T00:00:00+09:00 Copyright (c) 2026 Musamus Journal of Civil Engineering https://ejournal.unmus.ac.id/index.php/civil/article/view/7703 Analisis Tingkat Kalayakan Jalur Sepeda Pada Jalan Brawijaya Kabupaten Merauke 2026-06-10T12:51:42+09:00 Else Martina Riry elseriry00@gmail.com Yance Kakerissa kakerissa@unmus.ac.id Muh. Akbar akabr@unmus.ac.id Bartolomeus Krismanto Pauta pautakris@unmus.ac.id Chitra Utary akabr@unmus.ac.id <p>Transportasi dan mobilitas penduduk menjadi dua hal yang tidak dapat di pisahkan. Perpindahan tempat yang di lalukan manusia dari satu tempat ke tempat lain dengan berbagai pilihan moda transportasi, masyarakat bebas memilih sesuai keinginan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana nilai derajat kejenuhan sebelum dan sesudah perencanaan jalur sepeda pada ruas Jalan Raya Brawijaya dan tingkat kelaayakan jalur sepeda pada Jalan Brawijaya. Metode yang di pakai untuk mencari nilai kapasitas dan tingakat pelayanan penulis berpedoman kepada PKJI 2023 untuk mengetahui Derajat kejenuhan dan tingkat pelayanan, sedangkan untuk rencana jalur sepeda di jalan Brawijaya penulis berpedoman pada Permen PU Tahun 1992. Hasil dari penelitian nilai rata-rata derajat kejenuhan pada hari pertama, kedua, ketiga dan ke empat&nbsp; adalah 0,19 dalam tingkat pelayanan masuk pada kategori A dimana tingkat pelayanan masih sangat baik. Sesudah perencanaan jalur sepeda pada ruas Jalan Raya Brawijaya (Lingkaran Brawijaya-Monumen Kapsul Waktu Merauke) nilai rata-rata derajat kejenuhan pada hari pertama, kedua, ketiga dan ke empat&nbsp; adalah 0,21. Dalam tingkat pelayanan terjadi perubahan dimana dari kategori A turun ke kategori B. Tetapi dalam kategori B mesikupun sudah masuk kategori jenuh tetapi masih di bilang aman untuk tingkat pelayanan kinerja lalu lintas.</p> 2026-04-30T00:00:00+09:00 Copyright (c) 2026 Musamus Journal of Civil Engineering https://ejournal.unmus.ac.id/index.php/civil/article/view/7718 Analisis Saluran Irigasi Sawah di Kampung Waninggap Miraf Kabupaten Merauke 2026-06-03T13:19:28+09:00 Beatric Helrida Pane beatrichelridapane@gmail.com Dina Limbong Pamuttu dinalimbong@unmus.ac.id Eko Budianto budi@unmus.ac.id Siti Nur Indah Sari snisari@unmus.ac.id <p>Penyediaan dan pengelolaan air irigasi memiliki peran penting bagi persawahan dalam mengurangi terjadinya kegagalan panen akibat kekurangan maupun kelebihan air. Hal ini berdampak pada masalah pemenuhan kebutuhan pangan dan tidak optimalnya penghasilan masyarakat sekitar sebagai petani. Sehingga dilakukan analisis ketersediaan air yang ada terhadap kebutuhan air irigasi di wilayah Kampung Waninggap Miraf SP 5. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan kapasitas saluran dalam memenuhi kebutuhan irigasi. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Harza dalam pengolahan data curah hujan. Kemudian dilakukan perhitungan menggunakan metode Penman modifikasi dalam mencari nilai maksimum kebutuhan irigasi yang diperlukan bagi tanaman. Kebutuhan irigasi yang diperoleh kemudian akan dibandingkan dengan hasil analisis hidrolika atau kapasitas saluran yang telah dihitung.&nbsp; Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kapasitas saluran mampu memenuhi kebutuhan air irigasi dimana Q sawah 0,113 m3/det &lt; Q saluran 0,43 m3/det. Namun berdasarkan penelitian yang dilakukan di musim awal penghujan, maka disarankan agar melakukan analisis ketersediaan air disaat musim kemarau terjadi agar mengetahui apakah ketersediaan air yang ada masih mampu memenuhi kebutuhan air irigasi di Kampung Waninggap Miraf.</p> 2026-06-03T12:58:12+09:00 Copyright (c) 2026 Musamus Journal of Civil Engineering https://ejournal.unmus.ac.id/index.php/civil/article/view/7720 Perencanaan Fasilitas Zona Selamat Sekolah Pada Jalan Arteri Primer 2026-06-03T19:33:24+09:00 Widya Sandra Badeng widyasandra94@gmail.com Muh. Akbar akabr@unmus.ac.id Dina Pasa Lolo dinapasa@unmus.ac.id Jeni Paresa jeny@unmus.ac.id <p>Keselamatan lalu lintas merupakan faktor penting dalam mencegah kecelakaan dengan mengurangi risiko bagi pengguna jalan, khususnya pelajar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan penyediaan fasilitas Zona Selamat Sekolah (ZOSS) untuk mendukung keamanan pejalan kaki di kawasan sekolah. Penelitian ini bertujuan menentukan parameter dasar dan memperoleh desain perencanaan ZOSS pada SD Yapis 1 Merauke, SMP Yapis Merauke, dan SMA Negeri 2 Merauke yang berlokasi di Jalan Noari.Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Analisis dilakukan terhadap volume lalu lintas, volume pejalan kaki, kecepatan arus bebas, kapasitas, derajat kejenuhan, kecepatan tempuh, serta waktu tempuh melalui survei lapangan. Penelitian juga mengacu pada SK.3582/AJ.403/DRJD/2018 sebagai pedoman penyelengaraan jalan dan lalu lintas. Hasil penelitian menunjukkan kinerja lalu lintas di Jalan Noari masih dalam batas toleransi sehingga penerapan ZOSS dapat dilakukan. Kapasitas jalan yang diperoleh sebesar 1.383 smp/jam dengan kecepatan arus bebas 29,92 km/jam, lebih rendah dari standar idealnya 40 km/jam sampai dengan 50 km/jam. Nilai derajat kejenuhan (DS) di titik 1 sebesar 0,32 dan titik 2 sebesar 0,24, jauh di bawah ambang batas 0,75. Kecepatan tempuh rata-rata tercatat 28 km/jam, dengan waktu tempuh 1,8 menit. Dengan demikian, desain yang sesuai dan dinyatakan layak diterapkan berdasarkan standar PKJI 2023.</p> 2026-06-03T14:30:11+09:00 Copyright (c) 2026 Musamus Journal of Civil Engineering https://ejournal.unmus.ac.id/index.php/civil/article/view/7701 Analisis Keselamatan Jalan terhadap Persepsi Tingkat Risiko Kecelakaan 2026-06-05T06:44:37+09:00 Marlanita Sepang marlanitasepang@gmail.com Abdias Tandy Arrang azrilcivil@gmail.com Azril Tangke Sombolinggi azrilsombolinggi@ukitoraja.ac.id <p>Ruas jalan Rantepao–Makale merupakan koridor transportasi utama yang memiliki tingkat mobilitas tinggi serta karakteristik geometrik jalan yang beragam, sehingga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Namun, informasi mengenai faktor keselamatan jalan yang memengaruhi persepsi risiko kecelakaan pengguna jalan pada ruas tersebut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor keselamatan jalan terhadap persepsi tingkat risiko kecelakaan pada ruas jalan Rantepao–Makale. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 103 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Variabel yang dianalisis meliputi kondisi permukaan jalan, rambu dan marka jalan, penerangan jalan, serta kepatuhan pengguna jalan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan faktor keselamatan jalan berpengaruh signifikan terhadap persepsi risiko kecelakaan dengan nilai signifikansi 0,006 (&lt;0,05). Secara parsial, hanya kondisi permukaan jalan yang berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,003 (&lt;0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,135 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 13,5% variasi persepsi risiko kecelakaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kondisi permukaan jalan merupakan faktor keselamatan yang paling memengaruhi persepsi risiko kecelakaan, sehingga peningkatan kualitas infrastruktur jalan perlu menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan keselamatan lalu lintas pada ruas jalan Rantepao–Makale.</p> 2026-05-25T00:00:00+09:00 Copyright (c) 2026 Musamus Journal of Civil Engineering https://ejournal.unmus.ac.id/index.php/civil/article/view/7700 Analisis Persepsi Pengguna Bus Terhadap Moda Transportasi Udara Pada Rute Toraja-Makassar 2026-06-05T06:46:51+09:00 Kevin Febrianto febriantokevin97@gmail.com Jufri Manga febriantokevin97@gmail.com Azril Tangke Sombolinggi azrilsombolinggi@ukitoraja.ac.id <p>Transportasi udara merupakan alternatif perjalanan yang menawarkan efisiensi waktu dibandingkan transportasi darat pada koridor Toraja–Makassar. Meskipun demikian, penggunaan moda transportasi udara pada rute tersebut masih relatif rendah dibandingkan angkutan bus, sehingga perlu diketahui faktor-faktor yang memengaruhi minat masyarakat untuk beralih menggunakan pesawat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pengguna angkutan bus terhadap transportasi udara serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi minat menggunakan pesawat pada rute Toraja–Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden pengguna angkutan bus yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Variabel yang diteliti meliputi biaya, waktu perjalanan, kenyamanan, keamanan dan keselamatan, serta aksesibilitas. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen valid dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,676. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,371 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 37,1% variasi minat menggunakan transportasi udara. Secara parsial, variabel waktu perjalanan dan kenyamanan berpengaruh signifikan terhadap minat menggunakan pesawat, dengan kenyamanan sebagai faktor yang paling dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kenyamanan dan efisiensi waktu perjalanan berpotensi meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi udara pada koridor Toraja–Makassar.</p> 2026-05-21T00:00:00+09:00 Copyright (c) 2026 Musamus Journal of Civil Engineering https://ejournal.unmus.ac.id/index.php/civil/article/view/7728 Pengaruh Serat Kaca terhadap Perilaku Lentur Beton 2026-06-08T20:31:02+09:00 Muhammad Yazid muhammad.yazid@univrab.ac.id Doni Rinaldi Basri doni.rinaldi@univrab.ac.id Tony Hartono Bagio tony@univrab.ac.id Yoga Aulia Nanda yoga@gmail.com Astuti Masdar astutimasdar@sttpyk.ac.id <p>Beton merupakan material konstruksi yang memiliki kuat tekan tinggi, namun masih memiliki kelemahan berupa perilaku getas dan kapasitas tarik yang relatif rendah. Kondisi ini menyebabkan beton rentan mengalami retak serta penurunan kinerja pada elemen struktur yang bekerja menahan lentur, seperti balok. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan beton dalam menahan beban lentur adalah dengan menambahkan serat fiberglass sebagai penguat internal pada campuran beton. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan fiberglass terhadap kinerja lentur balok beton serta menentukan kadar fiberglass optimum yang mampu meningkatkan kapasitas lentur tanpa menurunkan kualitas beton. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium dengan beton mutu rencana 35 MPa. Fiberglass ditambahkan ke dalam campuran beton dengan variasi kadar 0%, 0,5%, 0,75%, dan 1,0% dari total berat campuran. Sebanyak 15 benda uji balok berukuran 150 × 150 × 600 mm dibuat dan dirawat hingga umur 21 hari. Pengujian kuat lentur dilakukan menggunakan metode pembebanan dua titik (two-point loading), kemudian hasil pengujian dibandingkan antarvariasi untuk mengidentifikasi perubahan kapasitas lentur dan menentukan kadar fiberglass yang memberikan kinerja terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan fiberglass berpengaruh terhadap peningkatan kuat lentur balok beton hingga kadar tertentu. Kadar optimum diperoleh pada variasi 0,75%, yang menghasilkan peningkatan kuat lentur sebesar 2,5% dibandingkan beton normal dan memenuhi persyaratan minimum Bina Marga. Sebaliknya, penambahan fiberglass sebesar 1,0% menyebabkan penurunan kuat lentur akibat menurunnya workability dan terjadinya penggumpalan serat. Selain itu, penggunaan fiberglass mampu mengurangi berat sendiri balok hingga 10,8%, sehingga berpotensi meningkatkan efisiensi struktural dan kinerja elemen beton.</p> 2026-06-08T20:31:02+09:00 Copyright (c) 2026 Musamus Journal of Civil Engineering https://ejournal.unmus.ac.id/index.php/civil/article/view/7404 Karakteristik Material Beton dengan Menggunakan Material Lokal Distrik Waropko Kabupaten Boven Digoel 2026-06-11T11:32:07+09:00 Harlan Pongsibidang pongsibidangharlan@gmail.com Budi Doloksaribu budi@unmus.ac.id Suyadi suyadi@unmus.ac.id <p>Perkembangan pembangunan di Kabupaten Boven Digoel yang semakin meningkat sejalan dengan permintaan material agregat di Kabupaten Boven Digoel, Ketersediaan material agregat pada Kabupaten Boven Digoel di beberapa distrik cukup memadai, salah satunya di sungai Kali Kao pada koordinat 5˚38'00"S 140˚48'59"E. Pemilihan material yang tersedia di tempat dapat mengurangi biaya pembangunan dibandingkan harus mendatangkan dari luar daerah. Tujuan dari penelitian ini agar dapat mengetahui sifat-sifat dan karakteristik beton terhadap kualitas yang dihasilkan. Penelitian ini mengacuh pada Metode SNI 03-2834-2000. (Tata cara pembuatan campuran beton) dengan mutu beton rencana f'c = 25 MPa. Berdasarkan masing-masing hasil pengujian karakteristik material agregat halus dan kasar didapat berat jenis agregat halus 2,66 gram/cm<sup>3</sup> dan agregat kasar 2,67 gram/cm<sup>3</sup>. Dari masing-masing hasil pengujian Analisa saringan gradasi agregat halus dan kasar didapat modulus halus butir sebesar 1,98, dan 8,97. Hasil pengujian kuat tekan beton tahap pertama dengan menggunakan perbandingan campuran 1 pc : 1,86 ps : 2,46 kr, diperoleh kuat tekan beton sebesar 21,23 MPa. ini menunjukan bahwa penggunaan material pasir dan kerikil dari Distrik Waropko Kabupaten Boven Digoel nilai kuat tekan beton yang dihasilkan belum mencapai target yang direncanakan sebesar 25 MPa. Hal dikarenakan bentuk dan tekstur dari agregat yang tidak memenuhi kelayakan sehingga dari hasil penelitian ini perlunya dilakukan evaluasi untuk mencapai kuat tekan yang lebih tinggi.</p> 2026-04-30T00:00:00+09:00 Copyright (c) 2026 Musamus Journal of Civil Engineering https://ejournal.unmus.ac.id/index.php/civil/article/view/7741 Pemetaan Tingkat Kebisingan Pada Lingkungan Ruas Jalan di Kota Pekanbaru Menggunakan Aplikasi Arcgis 2026-06-25T22:39:06+09:00 Husni Mubarak husni@unilak.ac.id M Rawa El Amady rawapasca@unilak.ac.id Ervayenri erva@unilak.ac.id <p>Peningkatan aktivitas transportasi di kawasan perkotaan menyebabkan peningkatan tingkat kebisingan yang berpotensi menurunkan kualitas lingkungan, mengganggu kenyamanan masyarakat, serta menimbulkan dampak terhadap kesehatan. Kondisi ini menjadi tantangan dalam mewujudkan sistem transportasi perkotaan yang berkelanjutan, sehingga diperlukan identifikasi dan pemetaan tingkat kebisingan sebagai dasar penyusunan strategi pengendalian. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat kebisingan akibat aktivitas transportasi serta memetakan sebaran spasial kebisingan pada ruas Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, dengan mengacu pada baku mutu kebisingan berdasarkan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor KEP-48/MENLH/11/1996. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus melalui pengukuran tingkat kebisingan menggunakan Sound Level Meter (SLM), prediksi kebisingan menggunakan metode Calculation of Road Traffic Noise (CoRTN), serta survei persepsi masyarakat melalui kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, analisis univariat, dan uji sampel independen, kemudian diolah secara spasial menggunakan ArcGIS untuk menghasilkan peta sebaran kebisingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebisingan pada ruas Jalan Jenderal Sudirman berkisar antara 71,30–75,52 dB, dengan nilai tertinggi terjadi pada pukul 07.00–08.00 dan terendah pada pukul 16.30–17.30, sehingga telah melampaui baku mutu lingkungan. Hasil prediksi CoRTN menunjukkan pola yang konsisten dengan hasil pengukuran lapangan, sedangkan pemetaan ArcGIS memperlihatkan variasi spasial kebisingan yang dipengaruhi oleh volume lalu lintas dan karakteristik penggunaan lahan. Temuan ini dapat menjadi dasar dalam perencanaan pengendalian kebisingan untuk mendukung transportasi perkotaan yang lebih berkelanjutan.</p> 2026-04-30T00:00:00+09:00 Copyright (c) 2026 Musamus Journal of Civil Engineering