Determinasi Kinerja Karyawan: Analisis Penilaian Kinerja

  • Aldisa Arifudin universitas Musamus
  • Milcha Handayani Tammubua Universitas Terbuka
  • Tarsisius Kana universitas Musamus
Keywords: Penilaian Kinerja, Kinerja Karyawan

Abstract

Fenomena dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada tidaknya determinasi antara kinerja karyawan dan penilaian kinerja. Karena tercapainya tujuan perusahaan tidak hanya tergantung pada peralatan modern, sarana dan prasarana yang lengkap, tetapi justru lebih tergantung pada manusia yang melaksanakan pekerjaan tersebut. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan yang bekerja di PT. Tunas Sawa Erma Merauke. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 42 responden, teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner. Hipotesis diuji dengan analisa Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji Asumsi Klasik, Uji regesi linier berganda serta pengujian koefisien determinasi dengan alat bantu SPSS versi 25. Hasil pengujian hipotesis yaitu uji t menunjukkan bahwa penilaian kinerja mempunyai pengaruh terhadap kinerja karyawan di PT. Tunas Sawa Erma Merauke. Hal ini dibuktikan dengan nilai thitung 4,043 > nilai ttabel 2,02108 dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05. Nilai R-Square (R2) sebesar 0,508 atau 50.8% yang berarti penilaian kinerja berkontribusi terhadap kinerja karyawan sebesar 50.8% sedangkan sisanya sebesar 49.2% dipengaruhi variabel lain. Dengan demikian, terbukti bahwa pengelolaan penilaian kinerja karyawan merupakan faktor yang krusial dalam meningkatkan produktivitas dan kontribusi karyawan. Peningkatan kualitas dan objektivitas penilaian kinerja dapat memberikan dorongan yang kuat untuk karyawan dalam mencapai hasil kerja yang lebih baik.

References

[1] F. Saputra et al., “Determinasi Kinerja Karyawan: Analisis Lingkungan Kerja, Beban Kerjadan Kepemimpinan pada PTGraha Sarana Duta,” JURMA J. Ris. Manaj., vol. 1, no. 3, pp. 329–341, 2023.
[2] G. Dessler, Human Resources Management (Manajemen Sumber Daya Manusia), Edisi Empat Belas Bahasa Indonesia. Jakarta: Indeks, 2015.
[3] A. Rauf, “DETERMINASI PENILAIAN KINERJA DAN PEMBERIAN KOMPENSASI TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN,” J. Comp. Ekon. dan Bisnis, vol. 3, no. 2, pp. 1–9, 2021.
[4] M. Hasibuan, Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bummi Aksara, 2017.
[5] A. P. Mangkunegara, Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2017.
[6] Nurfitriani, Manajemen Kinerja Karyawan. Cendikia Publisher, 2022.
[7] I. W. Pratama and G. Sukarno, “Analisis Penilaian Kinerja, Reward, dan PunishmentTerhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur,” J. STEI Ekon., vol. 30, no. 2, pp. 20–32, 2021.
[8] D. F. Wilandari, D. Sunarsi, and M. Mas;adi, “PENGARUH PENILAIAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. JAYA MANDIRI REKABUANA DI CILANDAK,” J. Ekon. Ef., vol. 3, no. 2, 2021.
[9] A. S. Sajuyigbe, “Impact of performance appraisal on employee performance in Nigerian telecommunication industry (A study of MTN, Nigeria),” Int. J. Econ. Bus. Manag., vol. 3, no. 1, pp. 80–90, 2017.
[10] O. Kustiadi, “Perancangan Penilaian Kinerja dengan Metode Behaviorally Anchor Rating Scale di PT. Zeno Alumi Indonesia,” urnal Infokar, vol. 11, 2018.
[11] A. Hutasoit, C. Triwibisono, and F. N. Nugraha, “erancangan Penilaian Kinerja Karyawan Menggunakan Metode Behaviorally Anchored Rating Scales (BARS) di PT. Widya Trans Cargo,” e-proceeding of Engineering, 2021, p. 2253.
[12] A. R. Nazzarudin, Herman, and A. Ambarwati, “nalisis Penilaian Kinerja Karyawan Studi pada Waiters Cafe Belly Buddy dengan Metode Behaviorally Anchor Rating Scale (BARS),” J. Account. Bus., vol. 1, no. 2, pp. 42–53, 2022.
[13] S. Dewi, S. Atmojo, Muharom, and K. Hariyanto, “enilaian Kinerja Karyawan Berdasarkan Kemampuan Teknis Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP),” Prosiding SNasPPM, 2021, pp. 787–789.
[14] Rahmayanti, “Analisis Sistem Penilaian Kinerja Karyawan dengan Menggunakan Metode 360 Derajat (Studi Kasus Pada PT. Arga Bangun Bangsa),” J. Sekr., vol. 5, no. 2, 2021.
[15] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2011.
Published
2024-05-08

Most read articles by the same author(s)