https://ejournal.unmus.ac.id/index.php/jipm/issue/feedJurnal Inovasi Pengabdian Multidisiplin2026-01-13T18:04:41+09:00Eko Saputroekorachmat.saputro@gmail.comOpen Journal Systems<p>Jurnal Inovasi Pengabdian Multidisiplin (JIPM) merupakan jurnal ilmiah yang bertujuan untuk mempublikasikan artikel-artikel hasil pengabdian masyarakat yang bersifat multidisiplin. JIPM fokus pada publikasi kontribusi-kontribusi inovatif yang mampu memberikan solusi konkret terhadap permasalahan nyata di masyarakat melalui pendekatan lintas disiplin ilmu.</p>https://ejournal.unmus.ac.id/index.php/jipm/article/view/7283Pendampingan Pemulihan Fungsi Administrasi Kampung dalam Penguatan Kapasitas Aparatur dan Kemandirian Pengelolaan Dana Desa di Papua Selatan2026-01-01T23:56:36+09:00Syahrabudin Husein Enalasyahrabudinhuseinenala@gmail.comNur Jalal nurjalal242@gmail.comSamuel Atbaratbar@unmus.ac.idMuhammad Novan Prasetyamuhammadnovan@gmail.comAntonius Nggewakaanton@unmus.ac.id<p>Village administration that does not function optimally remains a major challenge in managing Village Funds in South Papua. Limited administrative capacity of village officials, weak financial management skills, and low public awareness of development objectives have reduced the effectiveness of Village Fund utilization. This community service activity aims to restore village administrative functions by strengthening the capacity of village officials and enhancing community awareness to support independent Village Fund management. The methods employed include community education, training for village officials, and participatory administrative assistance. Activities were conducted through socialization sessions, basic administrative training, assistance in preparing financial and activity reports, and community discussions. The results indicate improved understanding and skills among village officials in managing administrative and financial tasks more systematically and accountably. Furthermore, community members demonstrated increased awareness of the importance of village development planning and their role in supporting development programs. This activity contributes to enhancing community knowledge and strengthening village self-reliance in sustainable Village Fund management.</p>2025-12-15T00:00:00+09:00Copyright (c) 2025 Jurnal Inovasi Pengabdian Multidisiplinhttps://ejournal.unmus.ac.id/index.php/jipm/article/view/7297Peningkatan Kinerja Aparat kampung Dalam Penyelenggaraan Pelayanan Publik kampung Belbeland2026-01-01T23:56:37+09:00Frederikus Antonius Mana bxfrederick@gmail.comSyahruddinsyahruddin@unmus.ac.idEdoardus E. Maturbongsedoardus@gmail.comHubertus ojaoja@unmus.ac.id<p>Public service at the village level represents the closest interface between the state and its citizens. The quality of public services largely depends on the performance of village officials as the frontline administrators. However, in many parts of Indonesia, village public services still face challenges related to limited staff capacity, inadequate administrative management, and the absence of clear service standards. Similar conditions were identified in Belbeland Village, where administrative services were not yet optimally organized. This community service program aims to improve the performance of Belbeland Village officials in delivering public services through capacity building, service administration restructuring, and mentoring in adopting basic computer-based services. The methods employed include field studies, counseling and discussions, workshops and training, diffusion of appropriate technology, and mentoring with evaluation. The results indicate improvements in officials’ understanding of public service roles, administrative and filing skills, the availability of service document templates and standard operating procedures, as well as more orderly and efficient service delivery. This program contributes to strengthening village-level public services and supports more effective and responsive local governance.</p>2025-12-29T12:38:39+09:00Copyright (c) 2025 Jurnal Inovasi Pengabdian Multidisiplinhttps://ejournal.unmus.ac.id/index.php/jipm/article/view/7301Pemberdayaan Masyarakat Kampung Matara Merauke Melalui Pembuatan Keripik Pisang2026-01-03T15:53:40+09:00Prima Lestari Situmorangprimasitumorang_@unmus.ac.idHermanto Tinambunanhermantorinambunan@gmail.comSyahrabudin Husein Enalasyahrabudinhuseinenala@unmus.ac.idVinsenco R Seranovincenso@unmus.ac.id<p>Matara Village, Semangga District, Merauke is one of the villages inhabited by most of the Malind tribe, a native Papuan tribe. This village is not far from Merauke City. This village is located along the Arafuru Sea and the Maro River, making Matara Village have abundant natural potential such as marine products, bananas, and coconuts. The abundance of natural resources is not accompanied by good management. The community experiences the problem of a lack of skills in processing bananas into products of high economic value that can add to the variety of food and be sold. So far, bananas have only been sold whole, so that when they harvest, people suffer losses because the bananas are priced cheaply and are even left to rot on the tree. This community service activity was carried out by Musamus University KKN students with Field Assistant Lecturers to empower women's groups so that they can provide healthy food and increase the economic value of bananas. This activity used interview techniques to find community problems, socialization, and implementation stages through training and mentoring. This activity received an excellent response from the community. The community hopes there will be other training as a forum for developing basic skills in processing natural products and increasing food variety and income.</p>2025-12-29T18:36:37+09:00Copyright (c) 2025 Jurnal Inovasi Pengabdian Multidisiplinhttps://ejournal.unmus.ac.id/index.php/jipm/article/view/7332Pemberdayaan Masyarakat Melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMDes) di Kampung Wiwonum Distrik Woropko Kabupaten Boven Digoel2026-01-05T15:13:22+09:00Fitrianifitriani3455@gmail.comMesak Kotoukimesakkotouki@gmail.com<p>Pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dimaksudkan untuk mendorong atau menampung seluruh kegiatan peningkatan pendapatan masyarakat, baik yang berkembang menurut adat Istiadat dan budaya setempat, maupun kegiatan perekonomian yang diserahkan untuk di kelola oleh masyarakat melalui program atau proyek Pemerintah pusat dan Pemerintah Daerah. Oleh sebab itu dengan adanya peluang kepada masyarakat untuk berkembang dan berdaya sesuai dengan kemampuannya masyarakat dapat meningkatkan taraf ekonomi keluarganya. Dengan keberhasilan BUMDes di Kampung Wiwonum dalam mengelola perekonomian kampung dan memberdayakan masyarakat kampung yang memiliki potensi alam perkebunan hingga hasilnya di ekspor keluar daerah dan luar negeri, maka dapat memberikan dampak baik kepada kampung lain agar membentuk BUMDes masing-masing kampungnya agar dapat mengelola perekonomiannya. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui bagaimana Pemberdayaan Masyarakat Melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMDes) di Kampung Wiwonum Distrik Waropko Kabupaten Boven Digoel, dan Untuk mendeskripsikan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMDes) di Kampung Wiwonum Distrik Waropko Kabupaten Boven Digoel. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan mendapatkan data dan informasi dari observasi, data sekunder dan wawancara informan sejumal 10 orang. Hasil penelitian ini adalah Masyarakat Kanggewot dibekali usaha tentang berinovasi hasil tani mulai dari cara menjual sembako menjual durian membuat kripik pisang dan singkong dengan membuat beberapa olahan dari hasil tani maka masyarakat dalam segi ekonomi akan terbantu karena mempunyai nilai jual yang tinggi dipasaran dan cakupan penjualan lebih jauh. BUMKAM Wiwonum memberikan pinjaman modal kepada masyarakat Kampung Kanggewot yang ingin memulai usaha atau mengembangkan usahanya dengan sistem bagi hasil 50%-50% tujuannya agar masyarakat yang mulanya tidak mempunyai usaha maka akan mempunyai usaha dengan diberikannya modal ini masyarakat akan terberdaya secara ekonomi, dan faktor-faktor yang mempengaruhi pemberdayaan masayarakat adalah dari ekternal dan internal.</p>2025-12-15T00:00:00+09:00Copyright (c) 2026 Jurnal Inovasi Pengabdian Multidisiplinhttps://ejournal.unmus.ac.id/index.php/jipm/article/view/7338PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN AGAMA PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM BAGI IBU-IBU MUALAF DI KAMPUNG MATARA, KABUPATEN MERAUKE, PAPUA SELATAN UNTUK PENGUATAN AKIDAH DAN IBADAH2026-01-05T19:19:52+09:00Zamrotul MaghfirohZuu.maroh@gmail.comAbd. Rasyid,M.Akibrasyidstit@gmail.comMuhamad Sirajudinsirajudin209@gmail.comFarida Romaito Pohan phnipohan2008@gmail.com<p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan pembelajaran Agama Islam bagi ibu-ibu mualaf di Kampung Matara, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, sebagai upaya penguatan akidah dan ibadah. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada keterbatasan pemahaman keagamaan serta minimnya pembinaan Islam yang berkelanjutan bagi mualaf, khususnya kaum ibu yang memiliki peran penting dalam pembinaan keagamaan keluarga. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pendampingan intensif, ceramah interaktif, diskusi, serta praktik langsung ibadah seperti wudu dan salat. Materi pendampingan difokuskan pada dasar-dasar akidah Islam, rukun iman, rukun Islam, serta tata cara ibadah wajib dan doa-doa harian. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep akidah Islam serta kemampuan melaksanakan ibadah dengan lebih baik dan benar. Selain itu, pendampingan ini juga berdampak pada meningkatnya kepercayaan diri dan keteguhan iman ibu-ibu mualaf dalam menjalani kehidupan sebagai Muslimah. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan keagamaan yang berkelanjutan bagi mualaf di wilayah terpencil dan masyarakat multikultural.</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> pengabdian kepada masyarakat, mualaf, pembelajaran agama Islam, akidah, ibadah.</p>2025-12-15T00:00:00+09:00Copyright (c) 2026 Jurnal Inovasi Pengabdian Multidisiplinhttps://ejournal.unmus.ac.id/index.php/jipm/article/view/7380PEMBERDAYAAN KELOMPOK TK-PPEG BERKAH TANI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI USAHA TERNAK KAMBING DI KAMPUNG SUMBER REZEKI DISTRIK KURIK KABUPATEN MERAUKE 2026-01-13T18:04:41+09:00Abdul Rizalabdulrizal@gmail.comAdrianusadrianus@gmail.comMani Yusufmaniyusuf@gmail.comAnwaranwar@gmail.comWa Ode Surianiwaode@gmail.comVinsenco R Seranovinsenso@gmail.comPaul Adryani Moentopaulmeonto@gmail.comAlexander Phuk Tjilenalex@gmail.com<p>Kelompok Tim Kerja Pengendalian dan Pemulihan Ekosistim Gambut (TK-PPEG Berkah Tani) adalah kelompok tani yang dibentuk sejak tahun 2024 bertempat di Kampung Sumber Rezeki Distrik Kurik Kabupaten Merauke. Kelompok ini bergerak dibidang pemulihan dan pemanfaatan lahan gambut menjadi lahan yang produktif. Usaha yang dikembangkan bukan hanya berfokus pada komoditi pertanian dan perikanan tetapi komoditi peternakan juga merupakan sasaran kelompok untuk diusahakan. Namun dalam perjalananya, usaha dibidang peternakan belum sepenuhnya dilaksanakan dengan maksimal, hal ini disebabkan karena pengolahanya masih bersifat tradisional serta manajemen kelompok belum optimal. Oleh karena itu dengan adanya kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM), tim pelaksana memberikan partisipasi penuh terhadap penyelesaian masalah-masalah yang dihadapi kelompok, terutama manajemen usaha maupun manajemen kelompok. Pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan dan pendampingan sebagai media transfer pengetahuan dan teknologi yang di lakukan secara kelompok dan perorangan. Solusi yang ditawarkan dalam pelaksanaan program pengabdian adalah melalui kegiatan non fisik dan fisik diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan tentang manajemen usaha ternak kambing. Hasil yang diperoleh yaitu peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok, peningkatan produksi dan produktivitas ternak, peningkatan manajemen usaha, perbaikan kandang ternak kambing serta peningkatan ekonomi peternak.</p>2025-12-15T00:00:00+09:00Copyright (c) 2025 Jurnal Inovasi Pengabdian Multidisiplin