STUDI KENYAMANAN TERMAL ANTARA SISI TIMUR DAN BARAT RUANG KANTOR (STUDI KASUS : ALUMUNIUM COMPOSITE PANEL SEBAGAI DINDING)

  • Biatma Syanjayanta
Keywords: Kenyamanan ruang, beda suhu, Suhu dan kelembaban

Abstract

Untuk menyelenggarakan aktivitasnya di dalam ruang agar terlaksana secara baik, manusia memerlukan kondisi fisik tertentu di sekitarnya yang dianggap nyaman. Salah satu persyaratan kondisi fisik yang nyaman adalah suhu nyaman, sementara itu ada beberapa pendapat bahwa suhu nyaman dalam ruang bisa dipilih dari orientasi terhadap matahari. Pendapat orang cenderung menyatakan bahwa arah timur jauh lebih nyaman dibandingkan arah barat. Tujuan penelitian ini adalah  (1) Mencari tingkat kenyamanan termal ruang pada sisi timur ruang dan dan sisi barat ruang.Penelitian ini di lakukan pada gedung ITTC di kota Makassar sebagai sampel pengukuran diambil pada lantai 4 (empat), dengan cara mengukur suhu, kelembaban serta kecepatan angin di dalam dan luar ruang secara bersamaan. Data pengukuran di ambil setiap jam dari jam 08.00 s/d 18.00 selama 1 minggu dalam keadaan cuaca panas. Data ini kemudian di olah dan dirata-ratakan dengan menggunakan program Excel.Hasil dari penelitian ini adalah berdasarkan hasil pengukuran dan data grafik yang dibuat menyatakan bahwa dalam pemanfaatan ruang dilihat dari temperatur ruang, kelembaban ruang maupun kecepatan angin bahwa sisi barat cenderung lebih nyaman dibandingkan sisi timur. Pada sisi barat cenderung lebih rendah suhunya karena pada siang hari sisi sebelah barat masih terkena bayangan dari gedung itu sendiri, setelah matahari bergeser dari kira-kira pukul 02.00 sampai 16.00 wita, dinding sebelah barat baru terkena matahari langsung, radiasi panas matahari yang di terima oleh dinding sebelah timur lebih besar dari pada dinding sebelah barat.
Published
02-12-2016
How to Cite
Syanjayanta, B. (2016). STUDI KENYAMANAN TERMAL ANTARA SISI TIMUR DAN BARAT RUANG KANTOR (STUDI KASUS : ALUMUNIUM COMPOSITE PANEL SEBAGAI DINDING). MUSTEK ANIM HA, 5(3), 221-230. https://doi.org/10.35724/mustek.v5i3.628

Most read articles by the same author(s)