Analisis Kualitas Briket Campuran Arang Bonggol Jagung dan Daun Jati
Abstract
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas briket dari campuran arang limbah
bonggol jagung dan daun jati. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan membuat sebuah pproduk briket dan meganalisis kualitas produk briket yang
dihasilkan dari nilai kadar air, kadar karbon, kadar volatile dan kalor. Variasi komposisi briket
campuran arang bonggol jagung dan daun jati 1:1, 2:1, 1:2 dengan persentase perekat tepung kanji
5%, 10%, 15%. Hasilnya, Sampel yang memiliki kualitas bagus dari segi nilai kalor dan kadar abu
adalah sampel C dengan kalor 7222,708 kal/g; kadar abu 3,13%, hanya saja kadar air 5,39% dan
kadar volatile 25,89%. Tetapi jika dilihat dari standar SNI kadar air, kadar abu, dan kalor sampel C
telah memenuhi standar, sedangkan volatile sampel C masih melebihi batas maksimal yang ditetapkan
SNI.
References
Fachry, A.R., Sari, T.I., Dipura, A.Y., Najamudin, J. (2010). Teknik Pembuatan Briket Campuran Eceng Gondok dan Batubara sebagai Bahan Bakar Alternatif bagi Masyarakat Pedesaan. Prosiding Seminar Nasional Perkembangan Riset dan Teknologi di Bidang Industri ke 16, 53–56.
Gandhi, A. (2010). Pengaruh Variasi Jumlah Campuran Perekat Terhadap Karakteristik Arang Briket Batang Jagung. Profesional, 8(5), 1–12.
Hermiati, E., Mangunwidjaja, D., Sunarti, T. C., & Suparno, O. (2010). Pemanfaatan biomassa lignoselulosa ampas tebu untuk produksi bioetanol, 29(4), 121–130.
Palittin, I. (2015). Rancang Bangun Alat Pengukur Suhu Menggunakan Sensor Lm35 Dan Mikrokontroler Arduino Uno. Magistra: Jurnal Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 2(3), 255-262.
Purwazi, A.I., Kuncoro, R.B., Atmaja, R.D., Sanjaya, A.S. (2018). Analisa Perbandingan Persentase Perekat Terhadap Nilai Uji Kalor Dan Proksimat Biobriket Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes) Menggunakan Metode Karbonisasi, Jurnal Integrasi Proses, 7(11), 20–25.
Putra, H.P., M. Mokodompit, A.P., Kuntari. (2013). Study Karakteristik Briket Berbahan Dasar Limbah Bambu dengan Menggunakan Perekat Nasi. Jurnal Teknologi, 6(2), 116–123.
Rathnakumar, S., Sheeja, R.Y., & Murugesan. T. (2009). Removal of Copper (II) from Aqueous Solutions Using Teak (Tectona grandis L.f) Leaves, World Academy of Science, Engineering and Technology, 56. 48.
Rettob, A. L., & Waremra, R. S. (2019). Pompa Air Bertenaga Energi Matahari (Solar Cell) Untuk Pengairan Sawah. Musamus Journal of Science Education, 1(2), 046–052.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitas, dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Sulistyaningkarti, L., & Utami, B. (2017). Making Charcoal Briquettes from Corncobs Organic Waste Using Variation of Type and Percentage of Adhesives. JKPK (Jurnal Kimia Dan Pendidikan Kimia), 2(1), 43.
Thoha, M. Y., & Fajrin, D. E. (2010). Pembuatan Briket Arang dari Daun Jati dengan Sagu Aren Sebagai Pengikat. Jurnal Teknik Kimia, 17(1), 34–43.






