Analisis Prioritas Perbaikan Jalan Berbasis Multikriteria Menggunakan Analytic Hierarchy Process (AHP)

  • Bintang Asa Rombe
  • Muh. Akbar Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Musamus
  • Chitra Utary Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Musamus
  • Bartolomeus Krismanto Pauta Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Musamus
  • Hairulla Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Musamus
Keywords: Prioritas Perbaikan Jalan, Multikriteria, Analytic Haerarchy Process (AHP)

Abstract

Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan ekonomi, sosial, dan mobilitas masyarakat. Kerusakan jalan yang tidak segera ditangani dapat menurunkan efisiensi transportasi dan menghambat pertumbuhan ekonomi wilayah. Di Kabupaten Merauke, banyak jalan mengalami kerusakan cukup parah akibat tingginya beban lalu lintas, kondisi tanah dasar yang labil, serta curah hujan yang tinggi. Namun, keterbatasan anggaran menyebabkan pemerintah daerah harus menetapkan prioritas perbaikan jalan secara objektif. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prioritas perbaikan jalan menggunakan dua metode, yaitu Pavement Condition Index (PCI) untuk menilai tingkat kerusakan jalan secara visual dan kuantitatif, serta Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan urutan prioritas berdasarkan beberapa kriteria yang berpengaruh. Lokasi penelitian mencakup tiga ruas jalan utama di Kabupaten Merauke: Jalan Gak, Jalan Pendidikan, dan Jalan Payum. Data dikumpulkan melalui survei visual lapangan, survei lalu lintas, serta penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang terdiri dari masyarakat, pelajar, mahasiswa, Dinas PUPR, dan konsultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga ruas jalan berada dalam kondisi sangat buruk (very poor) berdasarkan nilai PCI. Kriteria kondisi kerusakan jalan memiliki bobot tertinggi yaitu 0,52, diikuti volume lalu lintas (0,24), mobilitas (0,13), dan tata guna lahan (0,11). Sementara itu, urutan prioritas perbaikan berdasarkan hasil AHP adalah Jalan Pendidikan (0,51), Jalan Gak (0,38), dan Jalan Payum (0,15). Dengan demikian, Jalan Pendidikan direkomendasikan sebagai prioritas utama perbaikan karena tingkat kerusakan parah dan mobilitas pengguna yang tinggi menuju kawasan pendidikan.

References

[1] “Statistik Daerah Kabupaten Merauke,” J. Sains dan Seni ITS, vol. 6, no. 1, pp. 51–66, 2017.
[2] JON-NAL, “Imbas Efisiensi Anggaran, Kadis PUPR Merauke : Kita maksimalkan Sumber Daya yang ada,” papua selatan pos, 2025. https://papuaselatanpos.com/2025/02/28/imbas-efisiensi-anggaran-kadis-pupr-merauke-kita-maksimalkan-sumber-daya-yang-ada/
[3] M. Mansyur, E. Priadi, and A. Alwi, “Kebijakan Prioritas Pemeliharaan Jalan Kota Pontianak Menggunakan Metode Ahp,” J. Tek. Sipil, no. 77, pp. 1–14, 1990, [Online]. Available: https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jtsuntan/article/view/23878
[4] J. R. Lenahatu and I. A. A. Anggreni, “Analisis Nilai Kerusakan Dan Prioritas Perbaikan Jalan Pada Lapisan Permukaan Kaku Menggunakan Metode Pci,” J. Proy. Tek. Sipil, vol. 1, no. 1, pp. 1–7, 2018, doi: 10.14710/potensi.2018.3076.
[5] D. I. Wilayah, P. Tanjung, M. Program, M. Jurusan, T. Sipil, and F. Teknik, “Penentuan prioritas pemeliharaan jalan kabupaten di wilayah perkotaan tanjung redeb, kabupaten berau,” vol. 10, no. 1, pp. 1–9, 2016.
[6] 1999 Clarkson H.Oglesby, “Definisi Jalan,” Jalan Raya, vol. 4, no. 1, pp. 1–23, 1999.
[7] I. Safriadi, “SIstem Informasi Geografis Jalan Kabupaten Pontianak,” J. Tek. Sipil UNTAN, vol. 14, no. 227–235, pp. 227–235, 2014, [Online]. Available: http://jurnal.untan.ac.id/index.php/jtsuntan/article/viewFile/9328/9224
[8] N. Stocks, “Tinjauan Kerusakan Jalan Dengan Menggunakan Metode Pavement Condition Index (Pci) Dan Metode Bina Marga (Studi Kasus Ruas Jalan Subarang Taram, Kabupaten Limapuluh Kota (STA 0+000 – STA 1+000),” pp. 1–23, 2016.
[9] C. I. Pci, D. A. N. Bina, M. Pada, and R. Jalan, “Artikel_Muhammad Reza_18640028”.
[10] R. Santosa, B. Sujatmiko, and F. A. Krisna, “Analisis Kerusakan Jalan Menggunakan Metode PCI dan Metode Bina Marga (Studi Kasus Jalan Ahmad Yani Kecamatan KapasKabupaten Bojonegoro),” Ge-STRAM J. Perenc. dan Rekayasa Sipil, vol. 04, no. 02, pp. 104–111, 2021.
[11] B. Irawanto, A. Rijaluddin, and ..., “Analisa Tingkat Kerusakan Jalan Dengan Metode Pavement Condition Index (PCI) Sebagai Penentu Perbaikan Jalan (Studi Kasus Jalan …,” Semin. Teknol. …, pp. 150–156, 2023, [Online]. Available: https://prosiding.unma.ac.id/index.php/stima/article/view/964
[12] M. K. K. Hayon, “Analisis Pemilihan Transportasi Umum (Angkutan Kota, Ojek Konversional, Ojek Online),” Universitas Musamus, 2022.
[13] A. Mubarok and A. Rosmiati, “Sistem Penunjang Keputusan Prioritas Perbaikan Jalan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process,” J. Inform., vol. 3, no. September, pp. 200–207, 2016.
[14] R. Y. Astari, B. S. Ginting, A. Sihombing, and K. Binjai, “Sistem Pendukung Keputusan Untuk Menentukan Prioritas Perbaikan Jalan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (Ahp) Pada Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Langkat,” J. Sist. Inf. Kaputama, vol. 5, no. 1, pp. 52–62, 2021.
Published
2025-10-31
How to Cite
Rombe, B. A., Akbar, M., Utary, C., Bartolomeus Krismanto Pauta, & Hairulla. (2025). Analisis Prioritas Perbaikan Jalan Berbasis Multikriteria Menggunakan Analytic Hierarchy Process (AHP). Musamus Journal of Civil Engineering, 8(01), 1-6. https://doi.org/10.35724/mjce.v8i01.7331