INOVASI SISTEM AYAKAN MESIN PENCACAH KOTORAN TERNAK UNTUK PENINGKATAN KUALITAS HASIL CACAHAN

  • Windi Mudriadi Politeknik ATI Makassar, Makassar
  • Muh. Setiawan Sukardin Politeknik ATI Makassar, Makassar
  • Masbin Dahlan Politeknik ATI Makassar

Abstract

Karena tekstur sangat yang keras dan bentuknya yang menyerupai butiran besar, kotoran kambing pasti memengaruhi kualitas dari pupuk. Salah satu cara untuk mengatasi masalah ini adalah dengan membuat sebuah mesin pencacah kotoran kambing menjadi serbuk-serbuk halus yang gampang diurai.  Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang dan mengevaluasi hubungan antara mata pisau dengan sistem ayakan dan tingkat dari kehalusan hancuran kotoran kambing yang dihasilkan oleh mesin pencacah.  Penelitian eksperimental, yang berarti membuat alat dan mengujinya secara langsung pada objek, adalah jenis penelitian yang digunakan. Mesin penghancur kotoran kambing ini dibangun dengan sistem ayakan dan dengan pisau dengan ketebalan lima milimeter dan diameter poros sebesar satu inci. Hasil percobaan menunjukkan bahwa mata pisau diikat pada tiga poros pisau penghancur dan sepuluh mata pisau dinamis dirangcang di masing-masing poros untuk meningkatkan kekuatan tekanan yang dihasilkan. Proses pengambilan data dilakukan dengan menggunakan knife grinder, yang melakukan proses pengambilan data. Mesin ini membantu menghaluskan kotoran kambing sehingga tanaman lebih mudah mengurainya.

References

[1] Afrizal, M. (2019). Rancang bangun alat pencacah sampah organik menggunakan motorbensin sebagai penggerak.
[2] Anita Chaudhari, Brinzel Rodrigues, S. M. (2016). Rancang Bangun Kendali Perangkat Elektronik dan Monitoring Tegangan, Arus, Dan Cos Phi Berbasis Bluetooth. Ucv, I(02),390–392.
[3] Aswir, & Misbah, H. (2018). RANCANG BANGUN MESIN PENGOLAH KOTORAN AYAM DAN SAPI SEBAGAI PUPUK ORGANIK DI DESA JARAK KECAMATAN PLOSOKLATEN KABUPATEN KEDIRI. Photosynthetica, 2(1), 1–13.
[4] Ishak. (2017). • Bantalan radial/radial bearing: menahan beban dalam arah radial. BMC Public Health, 5(1), 1–8.
[5] Nadliroh, K. (2019). Rancang Bangun Mesin Penggiling Kotoran Kambing dengan Sudu Berbentuk Martil. Jurnal Mesin Nusantara, 2(1), 18–26. https://doi.org/10.29407/jmn.v2i1.13345
[6] Setiawati, T., Karimah, E., & Supriatun, T. (2017). Aplikasi Pupuk Kotoran Hewan (Kohe) Kambing dan Mulsa Serasah Daun Bambu untuk Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman Seledri (Apium Graveolens L. var. Secalinum Alef.). Jurnal EduMatSains, 2(1), 29–42.
[7] Sularso, E. M. (2004). Perancangan Mesin.
[8] Suseno Dan Dkk. (2019). Faktor Daya Listrik. Erlangga, 5–21.
[9] Aswir, & Misbah, H. (2018). RANCANG BANGUN MESIN PENGOLAH KOTORAN AYAM DAN SAPI SEBAGAI PUPUK ORGANIK DI DESA JARAK KECAMATAN PLOSOKLATEN KABUPATEN KEDIRI. Photosynthetica, 2(1), 1–13.
[10] Ishak. (2017). • Bantalan radial/radial bearing: menahan beban dalam arah radial. BMC Public Health, 5(1), 1–8.
[11] Setiawati, T., Karimah, E., & Supriatun, T. (2017). Aplikasi Pupuk Kotoran Hewan (Kohe) Kambing dan Mulsa Serasah Daun Bambu untuk Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman Seledri (Apium Graveolens L. var. Secalinum Alef.). Jurnal EduMatSains, 2(1), 29–42.
[12] Susilo, R. (2019). Pengaruh Efektivitas Radiator Berdasarkan Jenis Coolant Terhadap Unjuk Kerja Mesin Toyota Kijang Seri 4K. 1–77. https://repository.uir.ac.id/9031/1/133310093.pdf.
Published
2025-12-31
How to Cite
Mudriadi, W., Sukardin, M. S., & Dahlan, M. (2025). INOVASI SISTEM AYAKAN MESIN PENCACAH KOTORAN TERNAK UNTUK PENINGKATAN KUALITAS HASIL CACAHAN. MUSTEK ANIM HA, 14(03), 77 - 82. https://doi.org/10.35724/mustek.v14i03.7284