Strategi Manajemen Karier Sektor Publik: Studi Komparatif Indonesia dan Global di Era Disrupsi
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dan paradoks manajemen karier sektor publik melalui studi komparatif kasus Indonesia dan global. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur dan analisis dokumen pada berbagai klaster negara serta praktik lokal. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan manajemen karier sangat bergantung pada integrasi strategi hibrida yang menggabungkan pengembangan internal dengan rekrutmen eksternal yang proaktif. Transformasi menuju organisasi pembelajar terbukti menjadi mediator penting dalam membentuk kompetensi kepemimpinan digital. Namun, proses ini menghadapi tantangan besar berupa paradoks meritokrasi akibat intervensi politik dan tantangan psikologis terkait resiliensi pegawai di tengah ketidakpastian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan manajemen karier bukan sekadar persoalan teknis atau kecanggihan sistem informasi seperti e-assessment, melainkan manifestasi dari integritas institusional dan pergeseran pola pikir kepemimpinan yang berorientasi pada talenta. Pemerintah perlu memperkuat regulasi pelindung sistem merit dan melakukan standarisasi kompetensi kepemimpinan digital untuk menjamin objektivitas karier di masa depan.




