Implementasi Kebijakan Digitalisasi Pelayanan Publik di Indonesia: Kajian Literatur Tahun 2020–2025
Abstract
Digitalisasi layanan publik telah menjadi agenda strategis Pemerintah Indonesia untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel. Studi tinjauan literatur (systematic literature review) ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan digitalisasi pelayanan publik di Indonesia sepanjang periode tahun 2020 hingga 2025 dengan mengidentifikasi capaian, faktor pendukung, serta kendala struktural yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti protokol PRISMA terhadap 35 artikel ilmiah bereputasi yang dipublikasikan pada jurnal terindeks Sinta dan Scopus dalam kurun waktu tersebut. Melalui kombinasi analisis Teori Implementasi Kebijakan Van Meter dan Van Horn, New Public Management, serta kerangka design-reality gap, hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi digitalisasi pelayanan publik di Indonesia mengalami akselerasi yang signifikan. Hal ini ditandai dengan peluncuran platform layanan terintegrasi nasional seperti SP4N-LAPOR! dan inisiasi GovTech INA-Digital yang sukses memotong birokrasi serta meningkatkan transparansi hasil. Kendati demikian, tantangan struktural mendalam masih belum tertangani secara optimal, meliputi kesenjangan infrastruktur digital antara wilayah urban dan rural, rendahnya literasi digital masyarakat, fragmentasi sistem akibat ego sektoral, serta kerentanan pada aspek keamanan data dan inklusivitas layanan bagi kelompok rentan. Kajian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan transformasi digital di Indonesia memerlukan pergeseran fokus dari sekadar kuantitas inovasi aplikasi menuju penguatan kapasitas infrastruktur yang merata dan pelindungan nilai-nilai publik.




