Pengaruh penggunaan metode manual dan retort klin terhadap karakteristik kimia biochar limbah kelapa sawit

  • Ika Fitriani Dyah Ratnasari Politeknik Lamandau, Kalimantan Tengah, Indonesia
  • Devi Devi Politeknik Lamandau, Kalimantan Tengah, Indonesia
  • Roni Ismoyojati Politeknik Lamandau, Kalimantan Tengah, Indonesia
  • Ilham Febriansyah PT. Satria Hupasarana, Kalimantan Tengah, Indonesia

Abstrak

Kelapa sawit merupakansalah satu komoditas perkebunan strategis dunia. Produksi kelapa sawit terus mengalami peningkatan, sehingga berimplikasi pada peningkatan jumlah limbah kelapa sawit yang dihasilkan. Upaya mewujudkan program kelapa sawit berkelanjutan salah satunya adalah dengan melakukan pengelolaan limbah kelapa sawit dengan tepat. Pengolahan limbah kelapa sawit seperti pelepah, batang replanting, dan tandan kosong kelapa sawit dengan metode pirolisis merupakan salah satu pengolahan limbah yang ramah lingkungan. Penggunaan metode yang tepat pada setiap biomassa limbah kelapa sawit sangat menentukan kualitas biochar yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan limbah pelepah, batang replanting, dan tandan kosong kelapa sawit sebagai bahan baku pembuatan biochar dengan menggunakan metode pirolisis yakni metode manual dan Retort Klin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode pirolisis yang sesuai untuk digunakan melalui pengamatan terhadap karakteristik kimia biochar limbah kelapa sawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik kimia biochar limbah kelapa sawit terbaik yaitu pada metode Retort Klin dengan nilai pH dan persentase kadar abu, N-total, P-total, K-total, C-organik masing-masing sebesar 7,96, 4,86%, 0,47%, 0,04%, 0,96%, 50,18 pada biochar pelepah, 7,42, 3,97%, 7,42%, 0,17%, 0,04%, 0,7%, 49,52% pada biochar batang replanting, dam 6,31, 7,18%, 0,91%, 0,03%, 0,67%, 58,04% pada biochar tandan kosong kelapa sawit.

Kata kunci : kelapa sawit, limbah, biochar, pirolisis

Referensi

Agviolita, P., Yushardi, Y., & Anggraeni, F. K. A. (2021). Effect of Different Biochar on the Ability to Maintain Retention in Soil. Jurnal Fisika Unand, 10(2), 267–273. https://doi.org/10.25077/jfu.10.2.267-273.2021

Alpandari, H., & Prakoso, T. (2022). Tindakan Pengembalian Limbah Pabrik Kelapa Sawit Sebagai Upaya Memaksimalkan Zero Waste. Agrisintech (Journal of Agribusiness and Agrotechnology), 2(2), 48. https://doi.org/10.31938/agrisintech.v2i2.349

Anggraini, S., Gusrizal, & Gusrizal1, R. S. A. (2022). Characterization of Biochar from Empty Palm Bunch (Elaeis guineensis Jacq). E-Jurnal Kimia Khatulistiwa, 10(1), 9–14. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jkkmipa

Badan Pusat Statistik. (2023). Statsitik Kelapa Sawit Indonesia. Badan Pusat Statistik Insonesia 2023, 16.

Budaya, A. S. M., Sasmita, A., & HS. Edward. (2021). Analisis Kadar Abu terhadap Kualitas Biochar dari Cangkang Sawit. JOM FTektik, 8(1), 1–3.

European Biochar Foundation (EBC). (2014). Comparison of European Biochar Certificate Version 4 . 8 and IBI Biochar Standards Version 2 . 0. European Biochar Foundation, October, 1–5.

Prasetiyo, Y., Hidayat, B., & Bintang, S. (2020). Chemical Characteristics of Biochar from Several Biomasses and Pyrolysis Methods. Agrium : Jurnal Ilmu Pertanian, 23(1), 17–21. https://jurnal.umsu.ac.id/index.php/agrium/article/view/5653

Putri, V. I., Mukhlis, & Hidayat, B. (2017). Application of Some Type Biochar for Repairing the Chemichal Properties of Ultisol and the Growth of Corn Plants. Jurnal Agroekoteknologi FP USU, 5(4), 824–828.

Reynaldi, B., Septyani, I. A. P., Walida, H., & Rizal, K. (2024). Chemical Properties of Palm Frond Biochar from Negeri Lama Seberang, Labuhanbatu Regency. Jurnal Tanah Dan Sumberdaya Lahan, 11(1), 1–6. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2024.011.1.1

Scholz, S. B., Sembres, T., Roberts, K., Whitman, T., Wilson, K., & Lehmann, J. (2014). Biochar Systems for Smallholders in Developing Countries. In The World Bank. https://elibrary.worldbank.org/doi/pdf/10.1596/978-0-8213-9525-7

Siboro, J. (2021). Testing the Use of Biochar Made from Palm Tree Residues on the Growth of Oil Palm Seedlings (Elaeis Guineensis Jacq.) in the Main Nursery on Ultisol Soil of Galang Origin. Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi, 10(1), 1–5.

Sukmawati. (2020). Bahan Organik Menjanjikan Dari Biochar Tongkol Jagung, Cangkang Dan Tandan Kosong Kelapa Sawit. Jurnal Agroplantae, 9(2), 82–94.

Syahrinudin, Wijaya, A., Butarbutar, T., Hartati, W., Ibrahim, & Sipayung, M. (2018). Biochar yang Diproduksi Dengan Tungku Drum Tertutup Retort Memberikan Pertumbuhan Tanaman yang Lebih Tinggi. Hut Trop, 2(1), 49–58.

Verheijen, F., Jeffery, S., Bastos, A. C., Van Der Velde, M., & Diafas, I. (2010). Biochar Application to Soils: A Critical Scientific Review of Effects on Soil Properties, Processes and Functions. In Environment (Vol. 8, Issue 4). https://doi.org/10.2788/472

Yuliana, N., Iskandar, T., & Anggraini, A. (2018). Pra Rancang Bangun Pupuk Biochar Dari Sekam Padi Dengan Kapasitas 1.100 Ton/Tahun Menggunakan Alat Utama Reaktor Pirolisis. Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil Dan Teknik Kimia, 2(2), 265–272.

Diterbitkan
2024-09-10
Bagian
Artikel