Analisis saluran dan margin pemasaran cabai rawit (Capsicum frustescens L.) lokal Wamena di Kabupaten Jayawijaya

  • Rein Edward Yohanes Rumbiak Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena
  • Sumiyati Tutuheru Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena
Kata Kunci: Cabai rawit, nilai margin, pemasaran langsung, produk lokal

Abstrak

Di wilayah Pegunungan Tengah Papua, tepatnya Distrik Hubikiak diketahui berpotensi dalam pengembangan usahatani cabai rawit lokal yang memiliki ciri khas dari segi rasa hingga bentuknya yang tergolong besar. Distrik Hubikiak sebagai salah satu sentra penghasil cabai rawit lokal melakukan penjualan cabai rawit lokal yang dipanen sendiri untuk dijual ke pedagang pengecer, sehingga biaya yang diperoleh tidak sebanding dengan modal yang telah dikeluarkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk saluran pemasaran yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan petani cabai rawit lokal Wamena dan untuk mengetahui besaran margin pemasaran cabai rawit di Distrik Hubikiak Kabupaten Jayawijaya. Karena, Salah satu ciri pertanian modern yaitu usahatani yang dilakukan berorientasi kepada keuntungan. Penelitian ini dilakukan di Distrik Hubikiak sejak Juni hingga Agustus 2024. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis saluran pemasaran dan analisis margin pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan saluran pemasaran cabai rawit di Distrik Hubikiak Kabupaten Jayawijaya terbagi dua yaitu saluran pemasaran pertama (saluran pemasaran langsung) dan saluran pemasaran kedua (Saluran pemasaran tidak langsung) dan yang efektif dalam pemasaran cabai rawit lokal Wamena adalah jenis saluran pertama (saluran pemasaran langsung). Selanjutnya, nilai margin pada tiap saluran pemasaran juga berbeda. Pada saluran pemasaran I terdapat margin pemasaran yaitu dari petani ke konsumen langsung senilai Rp. 20.000 dan pada saluran ppemasaran II dari petani ke pedagang pengecer dan ke konsumen nilai marginnya senilai Rp. 30.000.

Referensi

Ambarwati, D., Wibowo, U. B., Arsyadanti, H., dan Susanti, S. (2021). Studi Literatur: Peran Inovasi Pendidikan pada Pembelajaran Berbasis Teknologi Digital. Jurnal Inovai Teknologi Pendidikan, 8(2) : 172 – 184. https://doi.org/10.21831/jitp.v8i2.43560.

Anindita, A. (2004). Pemasaran Hasil Pertanian. Papyrus. Surabaya.

Ardillah, F., & Hasan, F. (2020). Saluran, Margin dan Efisiensi Pemasaran Bebek Pedaging di Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan. Agriscience, 1 (1) : 12 – 25.

Arikunto, S. (2012). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Daniel, T. K., & Akrab, A. (2023). Analisis Pemasaran Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) di Desa Kasimbar Barat Kecamatan Kasimbar. e-J. Agrotekbis 11 (3) : 747 – 753.

Dewi, C. S. (2023). Analisis Pemasaran Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Di Kecamatan Tenggarong Seberang Kutai Kartanegara. Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Agribisnis VII Volume 7(1) : 13- 19

Ekasari. (2007). Analisis Margin Pemasaran Telur Itik di Kelurahan Borongloen Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa

Hia, A., Nurmalina, R., dan Rifin, A. (2020). Efisiensi Pemasaran Cabai Rawit Merah di Desa Cidatar Kecamatan Cisurupan Kecamatan Cisurupan. Forum Agribisnis (Agribusiness Forum), 10(1): 36-45.

Husni, Hidayah, A. K., dan Maskan, A. F. (2014). Analisis Finansial Usahatani Cabai Rawit (Capsicum frutescens L) di Desa Purwajaya Kecamatan Loa Janan. Jurnal Agrifor, XIII(1): 49-52.

Jaharia, J. (2011). Sistem Pemasaran Tomat (Lycopersicum esculentum L. Mill). Di Desa Bagun Rejo Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kertanegara. Universitas Mulawarman. Samarinda. Jurnal Agribisnis. 8 (2) : 41-47.

Marsaoly, H. A. (2020). Analisis Pemasaran Cabai Rawit di Wilayah Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) Koli Kecamatan Oba Kota Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara. Jurnal Biosainstek. 2 (2) : 17- 25.

Mukmin, M. H., Imran , S., dan Indriani, S. (2021). Analisis Saluran Pemasaran Cabai Rawit (Capsicum sp) dI Desa Ombulodata Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara. Agrinesia, 6 (1) : 58 – 63.

Polii, M. G. H., Sondakh, T. D., dan Raintung, J. S. M. (2019). Kajian Teknik Budidaya Tanaman Cabai (Capsicum annuum L.) Kabupaten Minahasa Tenggara. Eugenia, 25 (3) : 72 – 77.

Radiosunu. (2001). Manajemen Pemasaran edisi 2. BPFE. Yogyakarta

Rina, Sri, dan Zubair. (2019). Analisis Ekonomi dan Pemasaran Usahatani Cabai Rawit di Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur. Agrotelksos (Jurnal Ilmu ilmu Pertanian), 29(3): 119-125. https://doi.org/10.29303/agroteksos.v29i3.239.

Rizkiansyah, M. & Alam, M. N. (2023). Analisis Pemasaran cabai Rawit di Desa Sunju Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi. e.J. Agrotekbis, 11 (6) : 1352 – 1359.

Shakana, A., Kakisina, L. O., dan Parera, W. B. (2023). Analisis Saluran Pemasaran Cabai Rawit (Capsicum Frutescens L.) di KM 12 Kelurahan Holo Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah. Agrilan: Jurnal Agribisnis Kepulauan, 11(1): 58-75

Soekartawi. (2006). Agribisnis (Teori dan Aplikasinya). PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Sofanudin, A. dan Budiman, E. W. (2017). Analisis Saluran Pemasaran Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) (Studi kasus di Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar). Mahasiswa Prodi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Blitar. Jurnal Viabel Pertanian. 11 (2): 46-58.

Sofiarani, F. N., dan Ambarwati, E. (2020). Pertumbuhan dan Hasil Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) pada Berbagai Komposisi Media Tanam dalam Skala Pot, 9 (1) : 292 – 304. https://doi.org/10.22146/veg.44996.

Sudarwati, L., dan Nasution, N. F. (2024). Upaya Pemerintah dan Teknologi Pertanian dalam Meningkatkan Pembangunan dan Kesejahteraan Petani di Indonesia. Jurnal Kajian Agraria dan Kedaulatan Pangan JKAKP, 3 (1) : 1-8.

Sudiyono, A, (2004). Pemasaran Pertanian. Universitas Muhammadiyah Malang Pres. Malang.

Tuhuteru, S., Rumbiak, R. E., dan Inrianti, I. (2024). Effects of Mycorrhizal on The Growth and Yield of Cayenne Pepper (Capsicum frutescens L.). Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 29(3), 418-429. https://doi.org/10.18343/jipi.29.3.418.

Utami, T., Harisudin, M., dan Qonita, RR. A. (2019). Analisis Faktor-faktor yang Memengaruhi Margin Pemasaran Kacang Mete di Kabupaten Wonogiri. Agrista, 7(3): 217 – 227.

Diterbitkan
2024-09-27
Bagian
Artikel