Nutrient Characterization of Solid Organic Fertilezes Derived From Banana Plant Residues
Abstrak
Pemanfaatan limbah tanaman pisang sebagai pupuk organik masih belum optimal, padahal biomass ini berpotensi diolah menjadi pupuk organik karena memiliki kandungan hara yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengolah limbah batang pisang menjadi pupuk organik padat. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen dan pupuk organik yang dihasilkan dianalisis di laboratorium. Formulasi yang digunakan berupa campuran bonggol, batang pisang, dan kotoran sapi dalam perbandingan rasio 1:1:1. Proses pengomposan dilakukan selama 30 hari dengan pembalikan secara berkala hingga diperoleh pupuk organik padat. Hasil analisis menunjukkan bahwa pupuk yang dihasilkan memiliki pH 8,73; C-organik 31,16%; nitrogen (N) 1,38%; rasio C/N sebesar 22,67; fosfat (P₂O₅) 1,25%; kalium (K₂O) 5,58%; kalsium (Ca) 2,18%; magnesium (Mg) 0,74%; mangan (Mn) 410,52 ppm; dan seng (Zn) 95,67 ppm. Hasil ini menunjukkan bahwa limbah tanaman pisang berpotensi sebagai bahan baku pupuk organik yang kaya unsur hara serta mendukung peningkatan kesuburan tanah secara berkelanjutan.
Referensi
Badan Standarisasi Nasional. (2024). SNI 7763_2024, Pupuk organik padat.
Bahtiar, S. A., Muayyad, A., Ulfaningtias, L., Anggara, J., Priscilla, C., & Miswar. (2016). Pemanfaatan Kompos Bonggol Pisang (Musa Acuminata) Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Dan Kandungan Gula Tanaman Jagung Manis (Zea mays L. Saccharata). Agritrop, 14(1), 18–22.
Hardjowigeno, S. (2010). Ilmu Tanah. Akademika Pressindo.
Hartatik, W., Husnain, H., & Widowati, L. R. (2015). Peranan Pupuk Organik dalam Peningkatan Produktivitas Tanah dan Tanaman. Jurnal Sumberdaya Lahan, 9(2), 107–120.
Kusmiadi, R., Khodijah, N., & Royalaitani. (2015). Penambahan Gedebong Pisang Pada Kompos Bulu Ayam Dengan Berbagai Jenis Aktivator. Enviagro, Jurnal Pertanian Dan Lingkungan, 8(1), 19–30.
Lesik, M. M. N. N., Merly, S. L., & Wahida. (2021). Pengaruh pemberian Aras Urea Yang Berbeda dan Lama Fermentasi Pupuk Organik Cair Limbah Rumen Terhadap Kandungan Fisik dan Kimia ( P 2 O 5 dan K 2 O ) The Effect of Different Urea Levels and Fermentation Time of Rumen Waste Liquid Organic Fertilizer on Ph. Agricola, 11(September), 122–130.
Lukman. (2023). Menyiasati Keterbatasan Pupuk Di Masa Pandemi Covid- 19 Dengan Penggunaan Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Cabai Rawit (Capsicum annum L.). Agrotek Tropika, 11(4), 611–614. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.23960/jat.v11i4.5545
Meilani, S. S., & Susyani, N. E. (2021). Pemanfaatan Kembali Limbah Batang Pisang Menjadi Kompos. Agroindustrial Technology Journal, 5(2), 13. https://doi.org/10.21111/atj.v5i2.6643
Murnita dan Taher, Y. A. (2021). Dampak Pupuk Organik dan Anorganik terhadap Perubahan Sifat Kimia Tanah dan Produksi Tanaman Padi (Oriza sativa L.). Jurnal Menara Ilmu, XV(2), 67–76.
Mustakim, Adrianton, Jeki, & Iqrawati. (2025). Pengaruh Berbagai Dosis Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Salak (Salacca zalacca). Agroland, 32(1), 1–7.
Novita, A., Tampubolon, K., Julia, H., Fitria, F., & Hapsani Hasan Basri, A. (2022). Dampak Defisiensi dan Toksisitas Hara Magnesium terhadap Karakteristik Agronomi dan Fisiologi Padi Gogo. Agrotechnology Research Journal, 6(1), 49. https://doi.org/10.20961/agrotechresj.v6i1.59834
Panjaitan, R. M. P., Parangin-angin, J. D., Armawan, D., Syahputra, Saragih, H. D. B., Simbolon, R. A., Pratama, J., Pulungan, M. A., Ginting, M. S., & Maisarah. (2023). Pengaruh Pupuk Organik dan Anorganik Terhadap Sifat Kimia Tanah pada Perkebunan 2023 Madani : Jurnal Ilmiah Multidisipline. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(9), 483–488.
Ramadhan, S. N., Halim, R., Putri, F. E., Lesmana, O., & Hidayati, F. (2023). Efektivitas Komposting Limbah Padat Serai Wangi Dengan Menggunakan EM4 dan Mikro Organisme Lokal (Nasi Basi dan Serai Wangi). Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja Dan Lingkungan, 4(2), 83–90. https://doi.org/10.25077/jk3l.4.2.83-90.2023
Sari, M. W., & Alfianita, S. (2018). Pemanfaatan Batang Pohon Pisang Sebagai Pupuk Organik Cair Dengan Aktivator Em4 Dan Lama Fermentasi. TEDC, 12(2).
Sitompul, H. S., Maulina, I., & Situmorang, I. (2023). Analisis Kandungan Unsur Hara Pupuk Organik Cair dari Limbah Pisang. Jurnal Pendidikan Sains Dan Komputer, 3(02), 198–204. https://doi.org/10.47709/jpsk.v3i02.3288
Wahida, & Limbongan, A. A. (2015). Pemanfaatan Ampas Sagu Sebagai Bahan Dasar Kompos Pada Beberapa Dosis Pencampuran Dengan Kotoran Sapi. Agricola, 5(1), 1–8.
Wahida, Mangera, Y., & Latuperissa, I. L. (2012). Kandungan Kimia Biomasa Dan Kompos Dari Tumbuhan Air Kiapu (Pistisia statiotes L.) Yang Tumbuh Di Kampung Wasur, Kabupaten Merauke. Lingkungan Air, 1–9.
Wahida, & Suryaningsih, N. L. S. (2016). Analisis Kandungan Unsur Hara Pupuk Organik Cair Dari Limbah Rumah Tangga Di Kabupaten Merauke. Agricola, 6(1), 23–30.
Wirayuda, B., & Koesriharti. (2020). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik dan Pupuk Anorganik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays L. var. saccharata). Jurnal Produksi Tanaman, 8(2), 201–209.
Yosephine, I. O., Effendi, Z. E., & Lestari, W. T. L. (2021). Effect Of Liquid Organic Fertilizer From Banana Weevil On Total Nitrogen And C-Organic Nutrient Levels On Oil Palm Seedling Growth (Elaeis guineensis Jacq.). Agro Estate, 5(2), 89–109.
.png)













