Analysis of the extension program design for utilizing arabica coffee husk waste as compost in Siempat Rube District, Pakpak Bharat Regency
Abstract
Arabica coffee husk waste in Siempat Rube District, Pakpak Bharat Regency, has generally not been processed into compost using proper composting procedures. This study aimed to identify regional potential and farmers’ problems, describe the extension program design, assess farmers’ acceptance of its components, and describe farmers’ knowledge and attitudes regarding the utilization of Arabica coffee husk waste as compost. The study was conducted from March to May 2026 using a descriptive quantitative approach. Regional Potential Identification (IPW) used field observation and interviews with agricultural extension workers and coffee farmers, followed by preparation and implementation of the extension program. A total of 57 farmers from six farmer groups participated. Data were analyzed descriptively using acceptance scores, pre-test and post-test knowledge scores, and a Likert scale for attitudes. Overall acceptance of the extension design was 86.97%. Knowledge score attainment increased from 42.10% before the extension to 80.00% afterward, a difference of 37.90 percentage points. The post-extension attitude score was 82.69%, categorized as agree. These findings describe farmers’ acceptance and responses after the activity; actual adoption and long-term effects were not assessed.
References
Amin, N. F., Garancang, S., & Abunawas, K. (2023). Konsep umum populasi dan sampel dalam penelitian. Jurnal Pilar, 14(1), 15–31.
Azis, Z. A., Agustina, C., Anggita, T., Rahayu, A., Abdillah, P. M., & Ikhwan. (2025). Pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi pupuk kompos. Jurnal Laksanapadma: Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 32–38.
Bachtiar, E. E., Tapi, T., Saputra, H., Budicahyono, M. E., & Konyep, E. (2025). Penyuluhan pertanian: Pendekatan, metode dan dampaknya terhadap pembangunan pertanian dalam mendukung swasembada pangan. Journal of Sustainable Agriculture Extension, 3(1), 42–52. https://doi.org/10.47687/JoSAE.v3i1.1364
Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara. (2025). Provinsi Sumatera Utara dalam angka 2025.
Dinas Pertanian Pakpak Bharat. (2024). Produktivitas tanaman kopi arabika di Kecamatan Siempat Rube.
Direktorat Jenderal Perkebunan. (2025). Statistik perkebunan Indonesia 2023–2025: Kopi. Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Hutami, W. F. (2016). Populasi dan sampel dalam penelitian. Jurnal Public Relations Mercu Buana, 1(1), 1–8.
Kansrini, Y., Febrimeli, D., & Mulyani, P. W. (2020). Peran penyuluh pertanian lapangan (PPL) dalam mendukung adopsi budidaya tanaman kopi arabika yang baik (good agriculture practices) oleh petani di Kabupaten Tapanuli Selatan. Agrica Ekstensia, 14(2), 150–159.
Machali, I. (2021). Metode penelitian kuantitatif: Panduan praktis merencanakan, melaksanakan, dan analisis dalam penelitian kuantitatif (Edisi ke-3). Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/50344/
Muspiah, A., Sarjan, M., & Sahidu, A. (2025). Epistemologi pengetahuan petani kopi dalam praktik pertanian berkelanjutan di Lombok. Empiricism Journal, 6(4), 1946–1954.
Santoso, A. (2023). Rumus Slovin: Panacea masalah ukuran sampel? Suksma: Jurnal Psikologi Universitas Sanata Dharma, 4(2), 24–43. https://doi.org/10.24071/suksma.v4i2.6434
Sudirman, Kondolayuk, M. L., Sriwahyuningrum, A., Cahaya, I. M. E., Astuti, N. L. S., Setiawan, J., Tandirerung, W. Y., Rahmi, S., Nusantari, D. O., Indrawati, F., Fittriya, N. L., Aziza, N., Kurniawati, N., Wardhana, A., & Hasanah, T. (2023). Metodologi penelitian 1. CV Media Sains Indonesia.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.
Sulung, U., & Muspawi, M. (2024). Memahami sumber data penelitian: Primer, sekunder, dan tersier. Edu Research, 5(3), 110–116.
Suriani, N., Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Konsep populasi dan sampling serta pemilihan partisipan ditinjau dari penelitian ilmiah pendidikan. Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 24–36.
Widiantoro, W. (2023). Pendekatan Rapid Rural Appraisal (RRA) dalam mengidentifikasi potensi dan masalah aspek sosial-budaya masyarakat Teluk Bayur. ECO-BUILD: Economy Bring Ultimate Information All About Development Journal, 7(1), 64–78.
.png)













