Population and Intensity of Mealybug (Paracoccus marginatus) Attacks on Papaya Plants (Carica papaya L) in Merauke Regency

  • Jefri Sembiring Universitas Musamus
  • Rangga Kusumah Universitas Musamus
  • Dwi Ardi Rahman Universitas Musamus
  • Johana A Mendes Universitas Musamus
  • Mariana L Resubun Universitas Musamus
  • Ade Kurniawan Universitas Musamus
  • Anwar Universitas Musamus
  • Mani Yusuf Universitas Musamus
  • Abdullah Sarijan Universitas Musamus
Kata Kunci: Pests, Attack intensity, Paracoccus marginatus, Papaya, Merauke

Abstrak

Kutu putih (Paracoccus marginatus) merupakan hama pada tanaman pepaya yang dapat menurunkan produktivitas dan kualitas hasil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan populasi, tingkat serangan, dan intensitas kerusakan kutu putih pada tanaman pepaya varietas California di Kabupaten Merauke. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus 2023 di empat Distrik, yaitu Merauke, Distrik Semangga, Distrik Tanah Miring, dan Distrik Kurik yang mencakup 12 kampung. Metode penelitian menggunakan survei lapangan dengan teknik purposive sampling. Pada setiap kampung ditetapkan tiga stasiun pengamatan yang terdiri atas tiga tanaman sampel dengan tiga kali ulangan. Pengamatan dilakukan dengan menghitung populasi P. marginatus pada bagian batang, pucuk, tangkai daun, dan buah. Variabel yang diamati meliputi kepadatan populasi, persentase tanaman terserang, dan intensitas serangan hama.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa P. marginatus menyebar di setiap lokasi penelitian dengan tingkat serangan yang berbeda. Sebagian besar kampung mengalami serangan sedang, dengan populasi dan kerusakan tertinggi pada bagian pucuk dan batang tanaman. Hasil penelitian menunjukkan  korelasi positif  antara kepadatan populasi dan intensitas kerusakan tanaman pepaya.

Referensi

Amelia, S. (2021). Tingkat Serangan Dan Kepadatan Populasi Kutu Putih (Paracoccus marginatus Williams and Granara de Willink) Pada Tanaman Pepaya Di Kabupaten Padang Pariaman. Universitas Andalas.Skripsi.Fakultas Pertanian. Universitas Andalas. 2021

Anes, N. S., Tulung, M., & Mamahit, J. M. E. (2012). Penyebaran dan tingkat serangan kutu putih pepaya di Sulawesi Utara. Eugenia, 18(1). DOI: https://doi.org/10.35791/eug.18.1.2012.4143

Darlis, V. V., Bakara, J. P., & Mardhiansyah, M. (2024). Pemanfaatan ekstrak daun sirsak (Annona muricata) sebagai pestisida nabati terhadap pengendalian hama kutu putih (Paracoccus marginatus) pada pembibitan akasia (Acacia crassicarpa). Journal of Tropical Silviculture, 15(01), 31–35. DOI: https://doi.org/10.29244/j-siltrop.15.01.31-35

Dewi, V. K., Ramdhani, R., Suganda, T., Puspasari, L. T., & Meliansyah, R. (2022). Kepadatan populasi dan pola distribusi keong mas (Pomaceae canaliculta L.) pada ekosistem sawah di Kecamatan Jatinangor. Soilrens, 20(2), 103–111. DOI: https://doi.org/10.24198/soilrens.v20i2.45272

Diyasti, F., & Amalia, A. W. (2021). Peran perubahan iklim terhadap kemunculan OPT baru. Agroscript: Journal of Applied Agricultural Sciences, 3(1), 57–69. DOI: https://doi.org/10.36423/agroscript.v3i1.780

Estia, D. (2020). Pengaruh ekstrak daun sambiloto (Andrographis paniculata (burm. f)) dan buah maja (Aegle marmelos l.) Sebagai pestisida nabati terhadap kutu putih (Paracoccus marginatus) pada tanaman pepaya (Carica papaya L.). Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Fanani, M. Z., Rauf, A., Maryana, N., Nurmansyah, A., & Hindayana, D. (2024). Dinamika populasi kutu putih Paracoccus marginatus Williams & Granara de Willink (Hemiptera: Pseudococcidae) dan musuh alaminya pada tanaman singkong. Jurnal Agronida, 10(1), 27–38. DOI: https://doi.org/10.30997/jag.v10i1.12629

Fitri, A. (2019). Pengaruh Ekstrak Biji Buah Srikaya (Annona squamosa) Terhadap Hama Kutu Putih Pseudococcus viburni. UIN Raden Intan Lampung. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung 1440 H / 2019 M

Hanik, N. R., Cahyanti, F. A., & Wahyuni, T. (2024). Identification of Pests and Diseases of Calathea Ornamental Plants in Ngledoksari Village, Karanganyar. Jurnal Biologi Tropis, 24(1), 641–650. DOI: 10.29303/jbt.v24i1.6498

Hasibuan, R., Wibowo, L., & Sudarsono, H. (2017). Sosialisasi Analisis Agroekosistem dalam Penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) pada Tanaman Jagung. Program Studi Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian. Universitas Lampung.2017

Herlina, L. (2011). Introduksi parasitoid, sebuah wacana baru dalam pengendalian hama kutu putih pepaya Paracoccus marginatus di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian, 30(3), 87. DOI: 10.21082/jp3.v30n3.2011.p87-97

Indiati, S. W., & Marwoto, M. (2017). Penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) Pada Tanaman Kedelai. Buletin Palawija, 15(2), 87. https://doi.org/10.21082/bulpa.v15n2.2017.p87-100

Larioh, N. K., Toana, M. H., & Pasaru, F. (2018). Pengaruh Intensitas Cahaya Lampu Perangkap Terhadap Populasi Dan Intensitas Serangan Penggerek Batang Padi Putih Scirpophaga innotata wlk.(Lepidoptera: Pyralidae) Pada Tanaman Padi. Agrotekbis: Jurnal Ilmu Pertanian (e-Journal), 6(1), 136–141.

Lolong, R., Mamahit, J. M. E., Pinontoan, O. R., & Pinaria, B. A. N. (2014). PAdat Populasi Dan Persentase Serangan Paracoccus marginatus Wiliams and Granara de Willink (Hemiptera: Pseudococcidae) Pada Pertanaman Pepaya Monokultur Dan Polikultur Di Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara. Cocos, 5(4).DOI: https://doi.org/10.35791/cocos.v5i4.6229

Mulyaningrum. (2025). Pengaruh Komposisi Lanskap, Teknik Budidaya, Serta Kondisi Habitat Terhadap Kepadatan Populasi Trips Pada Pertanaman Jeruk Di Kabupaten Malang. Skripsi Universitas Brawijaya. 2025

Munawaroh, A. A., & Islam, A. F. (2021). Pemanfaatan Buah Pepaya Sebagai Keripik Pepaya. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JP-MAS), 3(2), 29–34. DOI: https://doi.org/10.32682/jp-mas.v3i2.2203

Neuenschwander, P., Hammond, W. N. O., Gutierrez, A. P., Cudjoe, A. R., Adjakloe, R., Baumgärtner, J. U., & Regev, U. (1989). Impact assessment of the biological control of the cassava mealybug, Phenacoccus manihoti Matile-Ferrero (Hemiptera: Pseudococcidae), by the introduced parasitoid Epidinocarsis lopezi (De Santis) (Hymenoptera: Encyrtidae). Bulletin of Entomological Research, 79(4), 579–594. https://doi.org/10.1017/S0007485300018733

Nurindah, N. (2006). Pengelolaan Agroekosistem Dalam Pengendalian Hama. Perspektif: Review Penelitian Tanaman Industri, 5(2), 78–85. Publisher Puslitbang Perkebunan.https://repository. pertanian.go.id/handle/ 123456789/ 5028

Nurmasari, F. (2015). Keanekaragaman Kutu Putih dan Musuh Alami Pada Tanaman Singkong (Manihot esculenta Crantz). Tesis. Universitas Jember.2015

Octriana, L., & Istianto, M. (2021). Efektivitas Minyak Sereh Wangi dalam Mengendalikan Kutu Putih Pepaya Paracoccus marginatus L. Jurnal Budidaya Pertanian, 17(1), 15–22. DOI: https://doi.org/10.30598/jbdp.2021.17.1.15

Rahmawati, L. A. (2016). Analisis Usahatani Pepaya Varietas California (Carica papaya L.)(Studi Kasus di Desa Bakalan Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro Propinsi Jawa Timur Tahun 2015). Oryza-Jurnal Agribisnis Dan Pertanian Berkelanjutan, 1(2), 1–8. DOI: https://doi.org/10.56071/oryza.v1i2.160

Sapriandi, L. M., Supeno, B., & Haryanto, H. (2023). Kepadatan Populasi dan Intensitas Serangan Hama Kutu Putih (Hemiptera: Pseudococcidae) pada Pembibitan Nanas (Ananas comosus L.) di Okinawa. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek, 2(2), 276–282. DOI: https://doi.org/10.29303/jima.v2i2.2643

Sembiring, J. A., & Mendes, J. A. (2022). Padat Populasi Wereng Batang Coklat (Nilaparvata lugens) dan Wereng Hijau (Nephotettix virescens ) pada Tanaman Padi Varietas Inpara 2 di Kampung Bokem Kabupaten Merauke Papua. Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 19(2), 201–207. https://doi.org/10.31851/sainmatika.v19i2.9321

Sembiring, J., Sutiharni, S., Sari, S., Meilin, A., Oktaviani, O., Sidik, E., Decenly, D., Ratih, S., Anwar, A., & Afifah, L. (2024). Konsep Ekologi dan Biologi Hama. In M. Sari (Ed.), Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman (Pertama, Vol. 1, Issue 1, pp. 19–39). CV GetPress Indonesia.

Sepe, M., & Djafar, M. I. (2018). Perpaduan tanaman refugia dan tanaman kubis pada berbagai pola tanam dalam menarik predator dan parasitoid dalam penurunan populasi hama. Agrovital: Jurnal Ilmu Pertanian, 3(2), 55–59. DOI : 10.35329/agrovital.v3i2.206

Simarmata, P., Tobing, M. C., & Siregar, A. Z. (2021). Beberapa aspek biologi kutu putih (Paracoccus marginatus)(Hemiptera: Pseudococcidae) pada terung di rumah kaca. Jurnal Agrotek Tropika, 9(3), 377–385. DOI: https://doi.org/10.23960/jat.v9i3.4678

Sofyan, D. A., Koesmaryono, Y., & Hidayati, R. (2019). Analisis pengaruh faktor cuaca terhadap dinamika populasi wereng batang coklat (Nilaparvata lugens Stål) yang tertangkap lampu perangkap. Jurnal Entomologi Indonesia, 16(1), 1. DOI: https://doi.org/10.5994/jei.16.1.1

Sujiprihati, S., & Suketi, K. (2009). Budi Daya Pepaya Unggul. Penebar Swadaya Grup.

Tairas, R. W., & Tulung, J. P. M. (2016). Interaksi Varietas Pepaya Dan Penyiraman Terhadap Kutu Putih Paracoccus marginatus Williams & Granara de Willink , ( Hemiptera : Pseudococcidae ). Eugenia, 22(2), 99–108. DOI: https://doi.org/10.35791/eug.22.2.2016.12961

Wahyuni, P. I., Hindayana, D., Sartiami, D., & Pendong, L. M. (2025). Struktur komunitas kutu putih (Hemiptera: Pseudococcidae) dan musuh alaminya pada tanaman singkong (Manihot esculenta Crantz) di Kecamatan Ciampea dan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat: Jurnal Entomologi Indonesia, 22(3), 152–164. DOI: https://doi.org/10.5994/jei.22.3.152

Zulia, A. (2022). Serangan Hama Kutu Putih (Mealybugs)(Hemiptera: Pseudococcidae) Pada Tanaman Ubi Kayu (Manihot esculenta Crantz) di Kota Padang. Skripsi. Universitas Andalas.

Diterbitkan
2026-02-27
Bagian
Artikel