The Effect of Temperature Variation in the Modified Atmosphere Storage (MAS) System on the Quality of Fresh Tomato Fruit During the Storage Process

  • Eusabius Paul Pega Politeknik Pertanian Negeri Kupang
  • Rosalia Silaban Politeknik Pertanian Negeri Kupang
  • Mitha Rabiyatul Nufus Politeknik Pertanian Negeri Kupang
  • Esra Frandika Karo-Karo Politeknik Pertanian Negeri Kupang
  • Christin H Bonnu Politeknik Pertanian Negeri Kupang
  • Biona Nainggolan Politeknik Pertanian Negeri Kupang
  • Heny M C Sine Politeknik Pertanian Negeri Kupang
Kata Kunci: Modifikasi, Atmosfer, Pascapanen, Penyimpanan

Abstrak

Tomat adalah salah satu komoditas hortikultura yang bernilai ekonomis tinggi dan berpotensi untuk diekspor. Buah tomat memerlukan penanganan serius, terutama dalam hal peningkatan hasil, mutu, dan penanganan pascapanennya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat peralatan untuk mengatur suhu dan memodifikasi komposisi gas di dalam suatu ruangan tertutup (Modified Atmosphere Storage), melakukan kajian matematis maupun statistika mengenai pengaruh komposisi gas serta variasi suhu udara ruang simpan terhadap berbagai sifat fisik buah tomat dan menentukan kombinasi perlakuan terbaik antara konsentrasi oksigen dan suhu ruang simpan untuk penyimpanan buah tomat. Dalam penelitian ini, dilakukan analisis laju respirasi buah selama penyimpanan serta analisis mutu yang meliputi kadar air, diameter buah, serta warna buah ( L*, a*, b*). Secara umum hasil dari penelitian ini diantaranya adalah alat Modified Atmosphere Storage dapat dibuat dengan merubah komposisi gas dari ruang penyimpanan dengan mengalirkan gas nitrogen untuk menurunkan konsentrasi oksigen dalam ruang simpan. Parameter mutu seperti kadar air, diameter, dan warna L*, a*, b* menunjukkan bahwa penyimpanan pada suhu rendah (10–15°C) dan konsentrasi oksigen rendah cenderung mempertahankan kualitas buah lebih baik dibandingkan penyimpanan pada suhu ruang. Namun, suhu yang terlalu rendah juga berpotensi menyebabkan kerusakan fisiologis seperti chilling injury selain itu juga dapat disimpulkan bahwa kombinasi perlakuan terbaik terdapat pada kombinasi perlakuan konsentrasi oksigen 10% dan suhu 150C. Berdasarkan hasil analisis statistik kombinasi perlakuan variasi konsentrasi oksigen dan variasi suhu alat MAS berpengaruh nyata terhadap parameter laju respirasi RO2 dan warna L*.

Referensi

Abdul, R. (2008). Perancangan Percoban Untuk Penelitian Agroteknologi: Wimaya press, UPN “Veteran” Yogyakarta. Tersedia di: Perpustakaan Pusat UPN “Veteran” Yogyakarta.

Andriyono, A., Ponadi, A., & Mangera, Y. (2023). Rancang bangun alat pengering biji-bijian sistem bed dryer dengan tungku pemanas tak langsung kapasitas dua ton. Agricola, 13(1), 34–41. https://ejournal.unmus.ac.id/index.php/agricola

Anita, A., Ifadah, R. A., & Yaqin, A. (2023). Analisis kandungan gizi tepung lokal (ubi ungu) termodifikasi sebagai bahan dasar pembuatan snack balita untuk pencegahan stunting. Agricola, 13(2), 91–100. DOI: https://doi.org/10.35724/ag.v13i2

Apriyanti, M. (2013). Analisis Matematis Laju Respirasi dan Perubahan Sifat fisik Buah Tomat (Lycipersicum esculentum Mill) Dibawah Pengaruh Vibrasi dan Suhu Penyimpanan, Tesis. Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada. Tersedia di: Perpustakaan Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Arsy, D. S. (2018). Analisis Matematis Pengaruh Suhu dan Konsentrasi Oksigen Oksigen Ruang Simpan Terhadap Laju Respirasi dan Perubahan Kualitas Buah Salak Pondoh (Salacca edulis), Skripsi. Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Biale, JB, and Young, RE. (1971). The Avocado Pear, dalam Hulme, AC. The Biochemistry of Fruit and Their Produce, Volume 2, Academis press, London.

Bintoro, N. (2019). Laporan Pertanggung Jawaban Penelitian. Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada

BPS dan Dirjen BP Hortikultura, (2025). Produksi Tomat. Tersedia online pada: https://www.bps.go.id/id/publication/2025/06/10/aab67e4d36ea6d7bed30d79f/statistikhortikultura-2024.html

Chitravati, (2015). Influence of Modified Atmosphere Pacakaging on Self-Life of Green Chllies (Capsicum annum L.). Food Pacakging and Self-Life 4,19. DOI:doi.org/10.1016/j.fpsl.2015.02.001

Fonseca, S. C., Oliveira, F. A. R., Frias, J.M., Brecht, J.K., Chau, K. V., (2002). Modelling Respiration Rate of Shredded Galega Kale For Development of Modified Atmosphere Packaging. Journal of food engineering 54 (4), 299-307. DOI: https://doi.org/10.1016/S0260-8774(01)00216-3

Hakim, A. Md. K Islam, Md. Ibrahim, Md J. Hossain, N.A. Ara and K. Md. F. Haque. (2012). Status of The Bahvioural Patern of Biochemical Properties of Banana In The Storage Condition. International Journal of Bioscince (IJB). Vol. 2(8): 83-94. DOI: https://www.innspub.net/wp-content/uploads/2022/02/IJB-V2-No8-p83-94.pdf

Hamidi, A. (2019). Budidaya Tanaman Tomat. Available at:http://nad.litbang.-pertanian.go.id /ind/index.php/info-teknologi/1093-budidaya-tanaman-tomat, diakses pada hari sabtu, 23 Mei 2026, pukul 15:00 WITA.

Https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MjEwMCMy/rata-rata-konsumsi-perkapita-seminggu-menurut-kelompok-sayur-sayuran-per-kabupaten-kota.html?utm_source=chatgpt.com, diakses pada hari minggu, 17 Mei 2026, pukul 14:00 WITA

Kader, A. A. (2008). Flavor quality of fruits and vegetables. Journal of the Science of Food and Agriculture, 88(11), 1863–1868. https://doi.org/10.1002/jsfa.3293

Ma’rufah, Bimahri Qaulan. (2017). Studi Pengaruh Konsentrasi Oksigen pada Penyimpanan Buah Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) dengan Atmosfer Termodifikasi. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Okiror, P. Balitta, P. Agea, J. G. Ocean, J. O. Lejju, J. Bahati. Rugunda, G. K. Sebuuwufu, C. I., (2017). Local Knowledge of Maturity Indicators For Priority Fruits And Vegetables in Uganda. Journal of Agricultural Extension and Rural Development Vol.9(7), pp.143-154. DOI: https://doi.org/10.5897/JAERD2017.0878

Pathare, P. B., Opara, U. L., & Al-Said, F. A. J. (2013). Colour measurement and analysis in fresh and processed foods: A review. Food and Bioprocess Technology, 6(1), 36–60. https://doi.org/10.1007/s11947-012-0867-9

Rohmana, (2000). Aplikasi Zat Pengatur Tumbuh Dalam Penanganan Pasca Panen Pisang Canvendish (Musa canvendihhii L.) Bogor: Institut Pertanian Bogor. Dapat diakses secacara online pada: https://repository.ipb.ac.id/

Ryall, A. L and Lipton, W.J. (1972). Handling, Transportation and Storage of Fruit and Vegetables. Vol. I: Vegetables and Melons. AVI pub., Westport, Conneccitut. Sebuah buku yang dapat diakses secara online pada: https://books.google.com/books?id=4R9JAAAAMAAJ

Sari, D. A., dan Hadiyanto, H. (2013). Teknologi dan Metode Penyimpanan Makanan Sebagai Upaya Memperpanjang Shelf Life. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 2:52-59. DOI: https://doi.org/10.17728/jatp.v2i2.121

Singh, R. (2013), Respiratory Behavior of Turning Stage Mature Tomato Under Closed System at Different Temperature. Journal Food Science Technology/(2013) 5 (2) 78[u1.1]. DOI: http://hrcak.srce.hr/file/168093

Witdarko, Y., Mangera, Y., Sinong, R., & Jamaludin. (2023). Rancang bangun mesin pengayak pati sagu dengan penggerak motor listrik untuk meningkatkan kualitas mutu tepung sagu pada industri pengolahan tepung sagu “Dwitrap”. Agricola, 13(1), 16–25. https://ejournal.unmus.ac.id/index.php/agricola

Diterbitkan
2026-06-05
Bagian
Artikel

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##