Analysis of Aboveground and Belowground Carbon Stocks in Natural Ecosystems of the Tuntang Sub-Watershed
Abstrak
Ekosistem alami berperan dalam penyerapan dan penyimpanan karbon. Hutan, padang rumput, dan semak belukar adalah contoh dari ekosistem alami. Ketiga ekosistem tersebut memiliki perbedaan terutama dalam menyerap dan menyimpan karbon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui simpanan karbon di atas permukaan tanah (vegetasi dan nekromassa) dan dalam tanah pada ekosistem alami (hutan, Semak belukar, dan padang rumput) serta memberikan rekomendasi tanaman non pertanian yang dapat diterapkan pada agroekosistem yang memiliki serapan karbon tinggi di SUB-DAS Tuntang. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dengan data primer analisis kondisi tapak, karbon tanah, dan perhitungan biomassa tanaman. Hasil menunjukkan simpanan karbon atas yang paling besar adalah ekosistem hutan 1 yaitu 0,718 kg/m2, sementara paling kecil adalah 0 kg/m2 yang ditemui di ekosistem semak belukar. Sedangkan simpanan karbon tumbuhan bawah yang paling besar adalah ekosistem hutan 2 sebesar 1,683 kg/m2, sementara yang paling kecil di ekosistem semak belukar yaitu 0,306 kg/m2. Untuk simpanan karbon nekromassa paling besar di ekosistem hutan 1 yaitu 0,630 kg/m2 dan terkecil di ekosistem padang rumput dan semak belukar 1 yaitu 0 kg/m2. Karbon tanah (C-organik) paling tinggi ditemukan di ekosistem alami hutan yaitu 9,8% dan paling rendah ditemukan di ekosistem padang rumput yaitu 6,99%. Rekomendasi yang sesuai untuk agroekosistem kebun, sawah, dan tegalan sebagian besar adalah lamtoro karena mampu menyerap dan menyimpan karbon, naungan yang ideal, dapat mencegah erosi, dan dapat menjadi pupuk hijau untuk tanah yang kurang subur.
Referensi
Amprin, & Anisum. (2020). Analisis Pertumbuhan Tanaman Rumput Teki (Cyperus rotundus) Pada Tanah Terkontaminasi Hidrokarbon Di Sangatta Kutai Timur. Magrobis Jurnal, 20(1), 140–146.
Astuti, R., Wasis, B., & Hilwan, I. (2020). Potensi Cadangan Karbon Pada Lahan Rehabilitasi Di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Media Konservasi, 25(2), 140–148. https://doi.org/10.29244/medkon.25.2.140-148
Azham, Z. (2015). Estimasi Cadangan Karbon Pada Tutupan Lahan Hutan Sekunder, Semak Dan Belukar Di Kota Samarinda. Jurnal Agrifor, XIV, 2.
Azrai, E., & Heryanti, E. (2015). Biodiversitas Tumbuhan Semak Di Hutan Tropis Dataran Rendah Cagar Alam Pangandaran, Jawa Barat. Prosiding Semirata, 403–408.
Basuki, B., & Mandala, M. (2024). Penilaian Karbon Total Hutan Produksi Komoditas Pinus Berbagai Umur Di Formasi Geologi Merawan Kaki Gunung Gumitir. Jurnal Agrotek Tropika, 12(3). https://doi.org/10.23960/jat.v12i3.8098
Cahyanto, T., Ramdan, D. M., Salsabila, S., Efendi, M., & Hizqiyah, I. Y. (2022). Struktur dan Komposisi Tumbuhan Bawah di Zona Pegunungan Bawah Blok Malagembol, Cagar Alam Gunung Tilu, Jawa Barat. BIOSFER, J. Bio& Pend. Bio, 7(2), 108–115. https://doi.org/https://doi.org/10.23969/biosfer.v7i2.6827
Elamir, E. A. H. (2022). A Graphical Approach for Friedman Test: Moments Approach.
Fahrizal, A., Ratna, R., Wawiyai, M. M., Ayomi, N. B., & Sambi, P. B. (2024). Harmoni Mangrove : Wanamina sebagai Inovasi Kesimbangan Ekosistem di Kota Sorong. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22(6), 1441–1454. https://doi.org/10.14710/jil.22.6.1441-1454
Faisal, M., Djafar, M., & Nurnawati, A. A. (2021). Utilization of Alos Palsar Imagery for Estimating Carbon Sequestration Content in the Coastal Area of Maros Regency. UNIVERSITAS MUSLIM MAROS Jurnal Eboni, 3(1). https://ejournals.umma.ac.id/index.php/eboni/index
Farizi, K. Al, Hazriani, R., & Alhaddad, A. M. (2024). Evaluasi Kesesuaian Lahan Sawah Tadah Hujan Untuk Tanaman Padi Di Desa Empodis Kecamatan Bonti Kabupaten Sanggau. Jurnal Pedontropika : Jurnal Ilmu Tanah Dan Sumber Daya Lahan, 10, 81–92. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.26418/pedontropika.v9i1.83184
Hanatul Qolby, F., Pertanian Negeri Payakumbuh, P., Barat, S., & Author, C. (2025). Pertumbuhan Vegetatif Bibit Kopi Arabika (Coffea arabica) pada Jenis Naungan Berbeda. Jurnal Research Ilmu Pertanian, 2, 135–141. https://doi.org/https://doi.org/10.31933/1zhark72
Hematang, F. (2022). Distribusi Spasial Padang Rumput Bentang Lahan Mahkota Permata Tanah Papua. Igya Ser Hanjop: Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 5(2), 123–134. https://doi.org/10.47039/ish.5.2023.123-134
Hidayat, X. Z. A., Arifin, R. D. S. L., & Syukur, A. (2024). Vegetation Structure and Diversity of Mangrove Species in The Bagek Kembar Natural Forest, Sekotong, West Lombok. Jurnal Biologi Tropis, 24(1), 853–862. https://doi.org/10.29303/jbt.v24i1.7120
Husain, P., Ihsan, M. S., Kuswara, R. D., Ihwan, K., Risfianty, D. K., Sanuriza, I. Il, Alyaminy, I. H. A. Z., & Atika, B. N. D. (2025). Karbon Biru pada Ekosistem Mangrove : Dinamika, Kapasitas Penyimpanan, dan Implikasinya terhadap Mitigasi Perubahan Iklim. Biocaster : Jurnal Kajian Biologi, 5(4), 1112–1127. https://doi.org/10.36312/biocaster.v5i4.877
Ichsannudin, Abdul Wahid, M., & Jalil, A. (2024). Assessing Land Suitability for Lamtoro (Leucaena leucocephala) in Reclaimed Mining Lands of Sanggau Regency, West Kalimantan. Journal of Earth and Marine Technology, 4(2), 337–344. https://doi.org/https://doi.org/10.31284/j.jemt.2024.v4i2.5377
Idris, M. H., Latifah, Si., Aji, I. M. L., Wahyuningsih, E., Indriyatno, & Ningsih, R. V. (2013). Studi Vegetasi Dan Cadangan Karbon Di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Senaru, Bayan Lombok Utara. Jurnal Ilmu Kehutanan, 7(1), 25–36.
Kim, T. K. (2017). Understanding one-way ANOVA using conceptual figures. Korean Journal of Anesthesiology, 70(1), 22–26. https://doi.org/https://doi.org/10.4097/kjae.2017.70.1.22
Komang Surata. (2010). Pemanfaatan Tegakan Sebagai Pohon Penaung Dan Inang Tanaman Cendana ( Linn). Jurnal Penelitian Hutan Tanaman, 241–251.
Liu, L., Sayer, E. J., Deng, M., Li, P., Liu, W., Wang, X., Yang, S., Huang, J., Luo, J., Su, Y., Grünzweig, J. M., Jiang, L., Hu, S., & Piao, S. (2023). The grassland carbon cycle: Mechanisms, responses to global changes, and potential contribution to carbon neutrality. In Fundamental Research (Vol. 3, Number 2, pp. 209–218). KeAi Communications Co. https://doi.org/10.1016/j.fmre.2022.09.028
Martini, S. (2016). Analisa Ketersediaan Air Sawah Tadah Hujan Di Desa Mulia Sari Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin (Vol. 4, Number 4).
Mas’udi, A. F., Indarto, I., & Mandala, M. (2021). Pemetaan Indeks Kualitas Tanah (IKT) pada Lahan Tegalan di Kabupaten Jember. Jurnal Tanah Dan Iklim, 45(2), 133. https://doi.org/10.21082/jti.v45n2.2021.133-144
Norderhaug, A., Clemmensen, K. E., Kardol, P., Thorhallsdottir, A. G., & Aslaksen, I. (2023). Carbon sequestration potential and the multiple functions of Nordic grasslands. Climatic Change, 176(5). https://doi.org/10.1007/s10584-023-03537-w
Noviantoro Prasetyo, N., Sasmito, B., & Prasetyo, Y. (2017). Analisis Perubahan Kerapatan Hutan Menggunakan Metode Ndvi Dan Evi Pada Citra Satelit Landsat 8 Tahun 2013 Dan 2016 (Area Studi : Kabupaten Semarang). Jurnal Geodesi Undip, 6(3). https://doi.org/https://doi.org/10.14710/jgundip.2017.17180
Pida, R., & Ariska, N. (2022). The Influence Of Lamtoro (Leucaena sp) Type Storage Plants On The Growth And Productivity Of Arabica Coffee Plants (Coffea arabica) In Aceh Tengah Regency. Jurnal Pertanian Agros, 24(2).
Qirom, M. A., Yuwati, T. W., Santosa, P. B., Halawany, W., & Rachmanadi, D. (2018). Potensi Simpanan Karbon Pada Beberapa Tipologi Hutan Rawa Gambut di Kalimantan Tengah. Jurnal Ilmu Kehutanan, 12, 196–211.
Ratnaningsih, A. T., Suwarno, E., & Insusanty, E. (2014). Potensi Karbon Pada Beberapa Tipe Vegetasi Di Hutan Tanaman Industri. Jurnal Ilmiah Petanian, 11(2).
Ratrinia, P. W., Makruf, W., & Dewi, E. (2013). Pengaruh Penggunaan Bioaktivator Em4 Dan Penambahan Daun Lamtoro (Leucaena leucocephala) Terhadap Spesifikasi Pupuk Organik Cair Rumput Laut Eucheuma spinosum. Jurnal Pengolahan Dan Bioteknologi Hasil Perikanan, 3, 82–87. https://doi.org/https://doi.org/10.29244/j-siltrop.15.01.51-56
Rauf, A. (2023). Laju Penghacuran Serasah Vegetasi Hutan Mangrove. Jurnal Kolaboratif Sains, 6. https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS
Rawana, Wijayani, S., & Masrur, M. A. (2023). Indeks Nilai Penting dan Keanekaragaman Komunitas Vegetasi Penyusun Hutan di Alas Burno SUBKPH Lumajang. Jurnal Wana Tropika, 12(02), 80–89. https://doi.org/10.55180/jwt.v12i02.215
Rosida, D. F. (2022). Lamtoro Gung : Produk, Sifat Fungsional dan Manfaatnya (Y. M. Supriyadi, Ed.; 1st ed.). Indomedia Pustaka. www.indomediapustaka.com
Sari, D. A. I. T., Wijaya, I. M. S., & Sutomo. (2022). Kelimpahan spesies asing invasif teklan (Ageratina riparia (Regel) R. M. King & H. Rob.: Asteraceae) pada vegetasi lantai di Kebun Raya “Eka Karya” Bali. Jurnal Biologi Udayana, 26(2), 186–197. https://doi.org/10.24843/JBIOUNUD.2022.v26.i02.p04
Sitanggang, N., & Yulistiana, H. (2015). PENINGKATAN HASIL BELAJAR EKOSISTEM MELALUI PENGGUNAAN LABORATORIUM ALAM. Jurnal Formatif, 5(2), 156–167. https://doi.org/10.30998/formatif.v5i2.335
Sulthan Nainawa, R., Rusdiana, O., & Nina Mindawati, and. (2021). Potensi Karbon Tanah pada Hutan Tanaman Tegakan Campuran Schima wallichii dan Acacia mangium (Potential of Soil Carbon in The Mixed Stands Forest Plantation of Schima wallichii and Acacia mangium). Jurnal Penelitian Hutan Tanaman, 20(2), 115–129.
Sumarna, A., & Hadisusanto, S. (2024). Floristic Composition and Carbon Storage of Floor Vegetation in Community Forests of Ciamis Regency, West Jawa. Jurnal Manajemen Hutan Tropika, 30(2), 213–226. https://doi.org/10.7226/jtfm
Talakua, S. M. (2019). Identifikasi Degradasi Tanah dan Pengaruh Faktor Penggunaan Lahan Terhadap Degradasi Tanah Pada Kebun Campuran Dan Semak Belukar Di Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat Propinsi Maluku. JURNAL BUDIDAYA PERTANIAN, 15(1), 13–20. https://doi.org/10.30598/jbdp.2019.15.1.13
.png)













