Pengaruh konsentrasi ekstrak bawang merah sebagai zat pengatur tumbuh alami terhadap pertumbuhan stek jeruk nipis (Citrus aurantifolia)

  • Bernadino Nontom Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Devi Liana Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
Kata Kunci: shallot extract, natural growth regulators, lime

Abstrak

Produksi jeruk nipis di Kabupaten Manggarai masih menghadapi berbagai tantangan, seperti penggunaan teknologi budidaya yang belum optimal, serangan hama dan penyakit, dan kurangnya kesadaran petani terhadap penggunaan bahan alami dari ekstrak bawang merah sebagai ZPT yang masih perlu ditingkatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh dan dosis optimal ekstrak bawang merah sebagai pengatur pertumbuhan alami terhadap pertumbuhan stek jeruk nipis (Citrus aurantifolia). Penelitian ini dilakukan di Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, dari April hingga Juni 2025. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor digunakan dengan lima tingkat konsentrasi ekstrak bawang merah: P0 (kontrol), P1 (25%), P2 (50%), P3 (75%), dan P4 (100%), masing-masing diulang lima kali. Parameter yang diamati adalah tinggi tunas, jumlah tunas, dan jumlah daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak bawang merah sebagai pengatur pertumbuhan memiliki pengaruh signifikan terhadap semua parameter pertumbuhan. Perlakuan 75% (P3) menunjukkan hasil terbaik diantara konsentrasi yang diuji: tinggi tunas 9,16 cm, jumlah tunas 11,80 tunas, dan jumlah daun 42,30 helai. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak bawang merah dengan konsentrasi 75% (750 ml ekstrak + 250 ml air) efektif dalam merangsang pertumbuhan vegetatif stek jeruk nipis.

Referensi

Abidin, Z. (2009). Dasar-Dasar Pengetahuan Tentang Zat Pengatur Tumbuh. Angkasa: Bandung

Badan Pusat Statistik Manggarai. (2025). Manggarai dalam Angka: Keadaan Geografi Kabupaten Manggarai. Manggarai: Badan Pusat Statistik Kabupaten Manggarai.

Du Jardin, P. (2015). Plant biostimulants: Definition, concept, main categories and regulation. Scientia Horticulturae, 196, 3–14.

Leovici., H.D., Kastono., & Putra, E.T.S. (2014). Pengaruh Macam dan Konsentrasi Bahan Organik Sumber Zat Pengaruh Tumbuh Alami Terhadap Pertumbuhan Awal Tebu (Saccharum officinarum L.) J. Vegetalika 3:(1), 22-34.

Patma, U., Lollie A, P., Putri., Luthfi A. M., & Siregar, M. (2013). Respon Media Tanam dan Pemberian Auksin Asam Asetat Naftalen Pada Pembibitan Aren (Arenga pinnata Merr). Jurnal Agroekoteknologi.1(2), ISSN No. 2337- 6597.

Prasetyo, H. E., Tini, E. W., & Suparto, S. R. (2022). Pertumbuhan Stek Jeruk Lemon Citrus Limon pada Beberapa Konsentrasi dan Lama Perendaman ZPT Alami. Jurnal Agrotek Tropika, 10(2), 261.

Qanita, Z., Septiani, D., Salsabilla, S., Rizkiya, K., Sari, S. Y., & Anggara, F. (2023). Pengelolaan Perkebunan Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia swingle) di Desa Palem Raya, Desa Tanjung Pering, Desa Seri Bandung, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. In Seminar Nasional Lahan Suboptimal. 10(1), 302-308.

Rouphael, Y., & Colla, G. (2020). Biostimulants in agriculture. Frontiers in Plant Science, 11, 40.

Sharon, N., Anam, S., & Yuliet, Y. (2013). Formulasi Krim Antioksidan Ekstrak Etanol Bawang Hutan (Eleutherine palmifolia L. Merr). Natural Science: Journal of Science and Technology, 2(3).

Sudrajad, H., & Widodo, H. (2011). Pengaruh Konsentrasi dan Lama Perendaman Rootone-F Pada Pertumbuhan Pule Pandak (Rauwolfia serpentina Benth). Jurnal Pertanian. 6(4), 1-9.

Tania, R., Nurcahyani, E., Wahyuningsih, S., & Handayani, T. T. (2023). Pemberian Ekstrak Bawang Merah (Allium ascalonicum L). Secara In Vitro Pada Medium Hyponex Terhadap Respon Pertumbuhan Planlet Buncis (Phaseolus vulgaris L). Bioma: Jurnal Biologi Makassar, 8(2), 104-114.

Thahir, R.., Magfirah, N., & Anisa, A. (2021). Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Bawang Merah Terhadap Stek Daun Sansevieria trifasciata. Jurnal Binomial, 4(1), 38-52.

Utami, T., Hermansyah, H., & Handajaningsih, M. (2016). Respon Pertumbuhan Stek Anggur (Vitis vinífera L.) Terhadap Pemberian Beberapa Konsentrasi Ekstrak Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Akta Agrosia, 19(1), 20-27.

Wijana, W. A., & Lasmini, S. A. (2021). Pengaruh Konsentrasi Perendaman Auksin Terhadap Pertumbuhan Stek Pucuk Jambu Air (Syzygium aquaeum Burn F) Varietas Madu Deli. Agrotekbis: E -Jurnal Ilmu Pertanian, 9(6), 1542 -1549.

Yulia, R., & Marlina. (2018). Pengaruh Ekstrak Bawang Merah Terhadap Pertumbuhan Stek Tanaman Melati Bintang (Jasminum multiflorum L). Agrotropika Hayati, 6(3), 145–152.

Diterbitkan
2026-10-18
Bagian
Artikel