The Socio-Economic Conditions of Farmers Participating in the Community Rice Field Development Program in Tanah Miring District, Merauke Regency
Abstrak
Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kabupaten Merauke yang dilaksanakan di Distrik Tanah Miring diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan nasional yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan konsumsi masyarakat, sekaligus meningkatkan kondisi sosial ekonomi masyarakat penerima manfaat dari kelompok petani Brigade Pangan (BP). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi ekonomi lokal dan sosial masyarakat petani BP di 8 kampung di Distrik Tanah Miring. Metode penelitian menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian dilakukan dengan menggunakan angket/kuesioner dan wawancara mendalam dengan responden yang berjumlah 45 orang yang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. hasil penelitian menyimpulkan bahwa kepadatan penduduk di lokasi penelitian antara 2,58 jiwa/km2 sampai 120,86 jiwa/km2 yang artinya bahwa ketersediaan sumber daya lahan untuk pertanian masih tinggi. Responden pada umumnya bekerja utama sebagai petani padi. Sedangkan jumlah pengeluaran rumah tangga responden pada umumnya untuk konsumsi antara 1 sebagian besar 5 juta rupiah per bulan. persepsi petani terhadap program CSR pada umumnya setuju sebesar 88% (43 responden), dan tidak setuju menjawab 12% (2 responden). Kepadatan penduduk di lokasi penelitian harus di dukung dengan dukungan teknologi yang memadai dan sistem tata kelola kelembahaan BP harus ditingkatkan agar program CSR dapat di optimalkan sehingga memberikan dampak sosial ekonomi yang lebih besar dan berkelanjutan khususnya untuk petani-petani milenial di pesedaan.
Referensi
BPS. (2025). Kabupaten Merauke Dalam Angka 2025 (B. K. Merauke (ed.)). BPS Kabupaten Merauke.
Christanto, B. (2015). Pengaruh Keberhasilan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan Terhadap Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Gundi Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan. Serat Acitya - Jurnal Ilmiah UNTAG Semarang, 4(3), 118–134.
Creswell J W. (2009). RESEARCH DESIGN Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. In SAGE. https://doi.org/10.2307/1523157
Dahiri. (2018). The Impact of 1 Million Ha Rice Fields Program on Rice Production. Jurnal Budjet, 3(1), 53–71.
Fatimah, N., & Syamsiyah, N. (2018). Proporsi Pengeluaran Rumah Tangga Petani Padi di Desa Patimban, kecaatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Mimbar Agribisnis, 4(2), 184–196.
Hasril, A., Muhammad, A. S., & Prastya, I. Y. (2021). Evaluasi Program Cetak Sawah di Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau. JIANA: Ilmu Administrasi Negara, 19(3), 29–39.
Hastuti, E. L., & Santoso, B. (1994). Pengaruh Kondisi Keluarga Terhadap Gerak Penduduk di Pedesaan Jawa Barat. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 12(1), 49–60.
Ikwanto, A., Yusuf, & Halkis, H. M. (2019). Evaluasi Program Cetak Sawah oleh Korem 174/ATW di Merauke dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional. Junal Strategis Perang Semesta, 5(2), 41–56.
Jayadi, I. M. Y., Christiawan, P. I., & Sarmita, I. M. (2018). Dampak Pertumbuhan Penduduk Terhadap Daya Dukung Lahan Pertanian di Desa Sambangan. E-Journal Universitas Pendidikan Ganesha, 8(3).
Lestari, W., Andriany, E., & Syaputra, M. R. (2023). Evaluation Of The New Rice Field Printing Program In Order To Realize Food Security In Jambi Province. Jurnal Khasanah Intelektual, 7(1), 1601–1622.
Martina, Praza, R., & Adhiana. (2021). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengeluaran Rumah Tangga Pertanin Padi Sawah di Kabupaten Aceh Utara. Agrifo, 6(1), 31–40.
Mustapa, L. A., Purnamadewi, Y. L., & Dharmawan, A. H. (2019). Impact and Sustainability of New Rice Field Development Program in Katingan Regency , Central Kalimantan Province. Analisis Kebijakan Pertanian, 17(2), 123–137.
Nurdin, F. (2021). Analisis Pendapatan Petani Peserta program Cetak Sawah Baru dan Petani Sawah Lama (Studi Kasus di Desa Botte, kecamatan Pitu Riesa, Kabupaten Sidrap, Privinsi Sulawesi Selatan). Universitas Hasanuddin.
Pramudia, A. L., Untari, & Ginting, N. M. (2026). Pengaruh Harga, Kualitas Produk, dan Lokasi Penjualan Terhadap Keputusan Pembelian Beras Di Pasar Wamanggu. Agricola, 16(1), 29–36. https://doi.org/10.35724/ag.v16i1.7340
Prayoga, R. N., Lutfi, M. W., Rahardjo, S. S. P., Agung, P., Prasetyorini, L., & Asmaranto, R. (2025). Implementasi Teknologi Drone di Kelompok Tani untuk Monitoring Bukaan Lahan Pertanian Secara Cepat dan Akurat pada Lahan Cetak Sawah Rakyat di Desa Basarang , Kabupaten Kapuas. Agroinotek, 006(02), 212–218. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21776/ub.agroinotek.2025.006.02.10
Rajagukguk, I. S., Syarrifudin, J., Tulung, I., & Akbar, J. (2026). Penerapan Sistem Informasi Geografis ( SIG ) dalam Analisis Kesesuaian Lahan pada Program Cetak Sawah Rakyat ( CSR ) Seluas 12 . 000 Hektar di Kabupaten Sorong. Jurnal Jendela Ilmu, 7(1), 22–30.
Ramija, K. El, Listiawati, Nurzannah, S. E., & Rahmi, M. (2025). Petani Milenial, Kunci Sukses Program Brigade Pangan. BTIP, 4(1), 1–6.
Rela, I. Z., & Agustina, D. (2026). Program cetak Sawah dan Kebelranjutan Lingkungan: Persepsi Masyarakat di Tahap Pra dan Kontruksi di Kabupaten Bombana. Jurnal Ilmiah Inovasi Dan Kamunikasi Pembangunan Pertanian, 5(2), 282–296. https://doi.org/http://doi.org/10.56189/jiikpp.v5i2.67
Riandjumahge, H., Riani, I. A. P., Qualyoe, F. Y. de, & Kaiwai, H. Z. (2017). Analisis Dampak Program cetak Sawah terhadap Tingkat Pendapatan Petani Padi di Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke. Jurnal Kajian Ekonomi Dan Studi Pembangunan, IV(3), 1–17.
Sastrawan, R., Barcia, F., & Uker, D. (2019). Persepsi masyarakat terhadap Program Percetakan Sawah Baru di Desa air Kering Kecamatan Padang Guci Hilir Kabupaten Kaur dan Pengaruhnya terhadap Lingkungan. NATURALIS-Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan, 8(1).
Situmorang, P. V. (2024). Evaluasi Program Cetak Sawah Baru di Kabupaten Serdang Bedagai. Universitas Medan Area.
Suleman, D., Alam, S., Rustam, L. O., & Setiawan, A. (2026). Evaluasi kualitas tanah sawah irigasi dan tadah hujan Di Kecamatan Maginti Kabupaten Muna Barat. Agricola, 16(1), 1–8. https://doi.org/10.35724/ag.v16i1.7106
Susilowati, S. H. (2016). Farmers Aging Phenomenon and Reduction in Young Labor : Its Implication for Agricultural Development. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 34(1), 35–55.
Yunianto, D. (2021). Analisis Pertumbuhan dan Kepadatan Penduduk terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Forum Ekonomi, 23(4), 687–698.
.png)













