Respons pertumbuhan awal tiga varietas bawang merah terhadap berbagai ukuran umbi bibit

  • Reza Zulfahmi Politeknik Negeri Lampung
  • Desty Aulia Putrantri Politeknik Negeri Lampung
  • Mustika Adzania Lestari Politeknik Negeri Lampung
  • Marido Sinurat Politeknik Negeri Lampung
  • I Ketut Tri Sanjaya Politeknik Negeri Lampung
Kata Kunci: Bahan tanam, bawang merah, kualitas umbi, pertumbuhan vegetatif, viabilitas

Abstrak

Pertumbuhan awal tanaman bawang merah sangat dipengaruhi oleh varietas dan ukuran umbi bibit yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons pertumbuhan awal tiga varietas bawang merah terhadap berbagai ukuran umbi bibit. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Hortikultura, Politeknik Negeri Lampung, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial. Faktor pertama adalah varietas bawang merah yang terdiri atas Bima Brebes, Biru Lancor, dan Batu Ijo, sedangkan faktor kedua adalah umbi bibit yang berukuran kecil, sedang, dan besar. Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak tiga kali, sehingga terdapat 27 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Biru Lancor menghasilkan tanaman tertinggi sebesar 29,86 cm. Batu Ijo menghasilkan diameter daun terbesar sebesar 0,61 cm. Umbi berukuran sedang dan besar menghasilkan tinggi tanaman yang masing-masing 28,98 cm dan 29,06 cm, diameter daun 0,66 cm, serta daya tumbuh 100%. Interaksi varietas dan ukuran umbi berpengaruh nyata terhadap diameter daun. Umbi berukuran sedang berpotensi menjadi alternatif bahan tanam karena menghasilkan pertumbuhan awal yang setara dengan umbi besar pada beberapa karakter.

Referensi

A’idah, I. N., Supandji, S., Rahardjo, T. P., & Probojati, R. T. (2022). Pengaruh Macam Varietas dan Bobot Umbi Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium cepa L.). JINTAN : Jurnal Ilmiah Pertanian Nasional, 2(1), 86. https://doi.org/10.30737/jintan.v2i1.2211

Alfiani, C. U., Syah, B., Azizah, E., & Soedomo, P. (2021). Identifikasi Karakter Morfologi Dan Agronomi Beberapa Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) di Dataran Tinggi. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 7(1), 436–446. https://doi.org/10.5281/zenodo.4733343

Arsadiarta, I. G. N. W., Wijana, G., & Gunadi, I. G. A. (2024). Growth Analysis of Differences in Shallot (Allium ascalonicum L.) Seedling Size. Agro Bali, 7(3), 886–895. https://doi.org/10.37637/ab.v7i3.1863

Aslidayanti, & Nurcaya. (2022). Penggunaan Berbagai Ukuran Umbi terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah Varietas Bima (Allium ascalonicum L.). Jurnal Ilmiah Agrotani, 4(1), 335–343. https://doi.org/10.54339/agrotani.v4i1.420

Fauzi, I. S. L., Aziza, E. N., & Rajiman. (2024). Kajian Kekerabatan Sebelas Varietas Bawang Merah (Allium ascallonicum L.) Berdasarkan Karakter Morfologi Umbi. Jurnal Agrotek Lestari, 10(2), 104–112. https://doi.org/10.35308/jal.v10i2.10222

Filsafiani, Q. R., Wibowo, E., & Santoso, D. J. (2025). Pengaruh Usia Simpan dan Ukuran Umbi Bibit Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah Tajuk. Agrisentris, 3(1), 6–12. https://jurnal.uniwa.ac.id/index.php/agriscience/article/view/369

Fitriana, N., & Susandarini, R. (2019). Morphology and taxonomic relationships of shallot (Allium cepa L. group aggregatum) cultivars from Indonesia. Biodiversitas, 20(10), 2809–2814. https://doi.org/10.13057/biodiv/d201005

Harahap, A. S., Luta, D. A., Sri, D., & Sitepu, M. B. (2022). Karakteristik Agronomi Beberapa Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Dataran Rendah. Seminar Nasional UNIBA Surakarta, 287–296.

Murti, A. C., Al Machfudz, W. D. P., Prihatiningrum, A. E., & Arifin, S. (2022). Effect of Planting Distance and Bulb Size on Growth and Production of Shallots (Allium ascalonicum L.). IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1104(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/1104/1/012002

Nazirah, L., & Libra, D. I. (2019). Respons Bawang Merah (Allium ascalonicum L) terhadap Pemotongan Umbi dan Aplikasi Pupuk Organik. Jurnal Agrium, 16(2), 118–125. https://doi.org/10.29103/agrium.v16i2.1940

Nikirahayu, M., Syafi’i, M., Agustini, R. Y., & Soedomo, P. (2021). Keragaan Karakter Morfologi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Varietas Katumi dan Violetta 3 Agrihorti di Lembang. Jurnal Agrogek Indonesia, 6(2), 55–61.

Nugroho, U., Syaban, R. A., & Ermawati, N. (2017). Uji Efektivitas Ukuran Umbi dan Penambahan Biourine Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bibit Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Agriprima : Journal of Applied Agricultural Sciences, 1(2), 118–125. https://doi.org/10.25047/agriprima.v1i2.38

Pasigai, M. A., & Paiman. (2023). Keragaan Teknologi untuk Meningkatkan Produktivitas Bawang Merah Varietas Lembah Palu: Sebuah Review. Jurnal Hortikultura Indonesia, 14(1), 9–16. https://doi.org/10.29244/jhi.14.1.9-16

Perković, J., Major, N., Ban, D., Cvitan, D., & Ban, S. G. (2021). Shallot species and subtypes discrimination based on morphology descriptors. Plants, 10(1), 1–18. https://doi.org/10.3390/plants10010060

Prasetya, S. P., & Kusmanadhi, B. (2019). Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Lokal Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) menggunakan Berbagai Ukuran Berat Umbi Bibit. Berkala Ilmiah Pertanian, 2(3), 97–101.

Rahmaningsih, J., & Wangiyana, W. (2018). Produktivitas Bawang Merah (Allium ascalanicum L.) pada Berbagai Ukuran Umbi, Dosis Bokashi, dan Pupuk Nitrogen. In Jurnal Silva Samalas (Vol. 1, Number 2, p. 102). https://doi.org/10.33394/jss.v1i2.3644

Rajiman, R., Megawati, S., Ansori, A., & Tustiyani, I. (2026). Production and quality of shallot with mini bulbs through regulation of cropping density and inorganic fertiliser in vertisol soil in Indonesia. Tropical Agriculture, 103(3), 360–366.

Rizaldi, M. F., Hidayat, R., & Suhardjono, H. (2025). Effect of Seed Bulb Cutting Size and Planting Media Volume on the Growth and Yield of Shallot (Allium ascalonicum L.) under a Hydroponic Wick System. Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering), 14(6), 2187–2193. https://doi.org/10.23960/jtepl.v14i6.2187-2193

Susilawati, Sodikin, E., Sulaiman, F., & Irmawati, I. (2023). Pengaruh Ukuran Umbi terhadap Pertumbuhan Awal Tiga Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal Ke-11 Tahun 2023, 151–162.

Tarigan, R., Manik, F., & Barus, S. (2019). The Effect of Shallot Bulbs Storage Duration and Paclobutrazol Treatments on Disease Attacks on Shallot Plants in Karo Highlands. JERAMI : Indonesian Journal of Crop Science, 1(2), 8–15. https://doi.org/10.25077/jijcs.1.2.8-15.2019

Diterbitkan
2026-10-20
Bagian
Artikel