Analisis Tingkat Kalayakan Jalur Sepeda Pada Jalan Brawijaya Kabupaten Merauke

  • Else Martina Riry Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Musamus
  • Yance Kakerissa Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Musamus
  • Muh. Akbar Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Musamus
  • Bartolomeus Krismanto Pauta Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Musamus
  • Chitra Utary Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Musamus
Keywords: Tingkat Kelayakan, Jalur Sepeda, PKJI 2023

Abstract

Transportasi dan mobilitas penduduk menjadi dua hal yang tidak dapat di pisahkan. Perpindahan tempat yang di lalukan manusia dari satu tempat ke tempat lain dengan berbagai pilihan moda transportasi, masyarakat bebas memilih sesuai keinginan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana nilai derajat kejenuhan sebelum dan sesudah perencanaan jalur sepeda pada ruas Jalan Raya Brawijaya dan tingkat kelaayakan jalur sepeda pada Jalan Brawijaya. Metode yang di pakai untuk mencari nilai kapasitas dan tingakat pelayanan penulis berpedoman kepada PKJI 2023 untuk mengetahui Derajat kejenuhan dan tingkat pelayanan, sedangkan untuk rencana jalur sepeda di jalan Brawijaya penulis berpedoman pada Permen PU Tahun 1992. Hasil dari penelitian nilai rata-rata derajat kejenuhan pada hari pertama, kedua, ketiga dan ke empat  adalah 0,19 dalam tingkat pelayanan masuk pada kategori A dimana tingkat pelayanan masih sangat baik. Sesudah perencanaan jalur sepeda pada ruas Jalan Raya Brawijaya (Lingkaran Brawijaya-Monumen Kapsul Waktu Merauke) nilai rata-rata derajat kejenuhan pada hari pertama, kedua, ketiga dan ke empat  adalah 0,21. Dalam tingkat pelayanan terjadi perubahan dimana dari kategori A turun ke kategori B. Tetapi dalam kategori B mesikupun sudah masuk kategori jenuh tetapi masih di bilang aman untuk tingkat pelayanan kinerja lalu lintas.

References

[1] L. Mokodompit et al., “Perencanaan Jalur Bagi Pengendara Sepeda Di Kota Manado,” J. Fraktal, vol. 7, no. 2, pp. 28–38, 2022.
[2] E. R. I. E. R. I. JUNIARSIH, “Perencanaan Jalur Khusus Sepeda Pada Pusat Kota Kecamatan Bantul,” 2022.
[3] A. HAKKI, “PERENCANAAN JALUR KHUSUS SEPEDA DI JALAN SAMUDERA KAWASAN WISATA PANTAI PADANG,” 2022.
[4] A. Q. Zaputra, A. R. Nurdin, and T. Mallawangeng, “Analisis Efektifitas Jalur Khusus Sepeda di Jalan A. P. Pettarani Kota Makassar,” J. Penelit. Tek. Sipil Konsolidasi, vol. 2, no. 1, pp. 24–33, 2024, doi: 10.56326/jptsk.v2i1.3287.
[5] Dirjen Bina Marga, “Standar Perencanaan Geometrik Untuk Jalan Perkotaan,” Direktorat Jenderal Bina Marga. pp. 1–148, 1992.
[6] D. Devin, G. Pranata, and J. Susanto, “Analisis Efektivitas Lajur Khusus Sepeda Pada Kawasan Tomang – Cideng Timur,” JMTS J. Mitra Tek. Sipil, vol. 4, no. 1, p. 13, 2021, doi: 10.24912/jmts.v0i0.10507.
[7] DOREKTORAT JENDRAL BINA MARGA, “PEDOMAN PERANCANG FASILITAS SEPEDA,” KEMENTRIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT. 2021.
[8] Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, “Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Marga Nomor 05/SE/Db/2021 Tentang Pedoman Perancangan Fasilitas Pesepeda,” no. July, pp. 1–23, 2021.
[9] R. N. Amalia, R. S. Dianingati, and E. Annisaa’, “Pengaruh Jumlah Responden terhadap Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas Kuesioner Pengetahuan dan Perilaku Swamedikasi,” Generics J. Res. Pharm., vol. 2, no. 1, pp. 9–15, 2022, doi: 10.14710/genres.v2i1.12271.
[10] A. A. Sadikin, “ANALISIS TINGKAT KEAMANAN JALAN DI TINJAU DARI FASILITAS PERLENGKAPAN JALAN (JALAN NASIONAL, JALAN PROVINSI, DAN JALAN KABUPATEN ),” Το Βημα Του Ασκληπιου, vol. 9, no. 1. pp. 23–35, 2023.
[11] PKJI, “Kementrian Pekerjaan Umum, Direktoral Jenderal Bina Marga,” Pedoman Kapasitas Jalan Indones., no. 021, p. 7393938, 2023,
Published
2026-04-30
How to Cite
Else Martina Riry, Yance Kakerissa, Muh. Akbar, Bartolomeus Krismanto Pauta, & Utary, C. (2026). Analisis Tingkat Kalayakan Jalur Sepeda Pada Jalan Brawijaya Kabupaten Merauke. Musamus Journal of Civil Engineering, 8(02), 55-61. https://doi.org/10.35724/mjce.v8i02.7703

Most read articles by the same author(s)